PDI Perjuangan Lamongan Khidmat Peringati Haul ke-55 Bung Karno dengan Khotmil Qur’an dan Tahlil

Oleh Global Jatim • 20 Jun 2025, 14:43 WIB • 79 Views

GLOBALJATIM
LAMONGAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lamongan menggelar Khotmil Qur’an binnadhor dalam rangka memperingati Haul ke-55 wafatnya Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno. Kegiatan berlangsung khidmat di Kantor DPC setempat, Jalan Kusuma Negara, Lamongan, Jumat (20/6/2025).

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno yang diperingati setiap Juni oleh keluarga besar PDI Perjuangan se-Indonesia. Hadir dalam kesempatan tersebut para pengurus dan kader partai dari berbagai tingkatan, mulai dari DPC, PAC, hingga badan dan sayap partai.

Ketua DPC PDI Perjuangan Lamongan, Husen, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan juga momentum untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno.

“Khotmil Qur’an adalah bentuk kecintaan kami kepada Bung Karno. Kami mengenangnya bukan hanya sebagai pemimpin besar, tetapi juga sebagai inspirasi spiritual dan ideologis dalam membela bangsa,” ujar Husen.

Ia menjelaskan, pemilihan hari Jumat sebagai waktu pelaksanaan memiliki makna khusus, mengingat Jumat dikenal sebagai sayyidul ayyam (rajanya hari) dan menjadi tradisi masyarakat untuk mendoakan leluhur.

“Setiap tahun kami laksanakan tepat pada 21 Juni, hari wafatnya Bung Karno. Tahun ini istimewa karena bertepatan dengan Jumat, hari penuh berkah untuk berdoa bersama,” tambahnya.

Selain Khotmil Qur’an, DPC PDI Perjuangan Lamongan juga menggelar tahlil pada malam harinya. “Malam ini kita akan melanjutkan dengan tahlil bersama seluruh pengurus dan kader,” ucap Husen.

Tak hanya di Lamongan, jajaran DPC PDI Perjuangan juga dijadwalkan menghadiri acara puncak Haul Bung Karno di Makam Bung Karno, Blitar, Sabtu (21/6/2025), atas undangan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.

Husen menekankan, kehadiran dalam peringatan haul tersebut merupakan bentuk komitmen kader partai untuk meneladani semangat perjuangan Sang Proklamator.

“Kami berharap kegiatan ini menyemangati kader untuk menjaga nasionalisme, menguatkan ideologi Pancasila, dan tetap berpihak pada rakyat, sesuai teladan Bung Karno,” tegasnya.

Melalui rangkaian acara ini, PDI Perjuangan Lamongan ingin menegaskan bahwa perjuangan politik tidak hanya bersifat struktural, tetapi juga mencakup dimensi spiritual dan kebudayaan sebagai pondasi membangun bangsa berkarakter. (Jn)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

You cannot copy content of this page

Back to top