Kontingen Desa Prigi Raih Emas dan Perunggu di Kejurcam Pencak Silat Kanor

Oleh Global Jatim 10 Agu 2025, 23:03 WIB 154 Views

GLOBALJATIM
BOJONEGORO  –  Kontingen pencak silat putri dari Desa Prigi berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Kejuaraan Kecamatan (Kejurcam) 1 Kanor yang digelar di GOR Kecamatan Kanor, Minggu (10/8/2025). Dua atlet putri dari kontingen ini berhasil meraih medali emas di kelas D dan perunggu di kelas A.

Pelatih sekaligus official tim Desa Prigi menyampaikan apresiasinya terhadap capaian para atlet muda tersebut. Ia berharap raihan ini menjadi pemicu semangat untuk menghadapi kompetisi tahun depan dengan hasil yang lebih gemilang.

“Kami bangga atas pencapaian ini. Semoga tahun depan lebih banyak medali yang dibawa pulang dan bisa lebih mengharumkan nama desa,” ujarnya.

Ketua panitia pelaksana Kejurcam, Ferdiati, menyebutkan bahwa Kejurcam I Kanor sendiri merupakan ajang perdana yang mempertemukan berbagai kontingen dari desa-desa di wilayah Kecamatan Kanor, pencak silat menjadi salah satu cabang olahraga yang paling menyita perhatian pada ajang perdana ini. Ia menilai, munculnya atlet-atlet muda berbakat menunjukkan bahwa Kejurcam mampu menjadi wadah pembinaan yang positif.

“Di ajang Kejurcam yang baru pertama kali digelar di Kecamatan Kanor ini, telah lahir bibit-bibit atlet pencak silat yang bisa berprestasi dan melestarikan budaya bangsa ke arah yang lebih positif,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Cabang Pencak Silat, Moh. Rif’an, menekankan bahwa pencak silat bukan sekadar bela diri, melainkan olahraga yang sarat nilai-nilai luhur dan berorientasi pada pencapaian prestasi.

“Pencak silat harus diarahkan untuk tujuan positif, bukan sebagai ajang konflik. Tujuannya adalah prestasi dan pembinaan karakter,” tegasnya.

Dengan raihan medali ini, Desa Prigi menegaskan komitmennya dalam pembinaan olahraga dan pengembangan potensi generasi muda di tingkat desa.

Ajang Kejurcam 1 Kanor menjadi panggung awal bagi pengembangan potensi atlet muda tingkat desa di berbagai cabang olahraga, sekaligus upaya memperkuat kecintaan terhadap budaya lokal melalui pencak silat. (Red)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

You cannot copy content of this page

Back to top