2.758 Jamaah Haji Lamongan Berangkat, Jumlah Meningkat Signifikan
GLOBALJATIM
LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan mulai memberangkatkan jamaah haji tahun 2026 dengan total 2.758 orang. Pada hari pertama, Rabu (29/4/2026), sebanyak lima kelompok terbang (kloter) diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, melepas langsung kloter 30 dan 31 di Pendopo Lokatantra. Ia menyebut keberangkatan ini sebagai momentum yang telah lama dinantikan para jamaah.
“Hari ini adalah panggilan Allah SWT yang akhirnya terlaksana. Semoga seluruh proses pemberangkatan berjalan lancar dan jamaah dapat menjalankan ibadah dengan baik,” ujarnya.
Yuhronur juga menyoroti peningkatan jumlah jamaah haji asal Lamongan tahun ini yang naik hampir seribu orang dibandingkan tahun sebelumnya.
“Peningkatan ini menjadi indikator membaiknya kesejahteraan masyarakat yang patut disyukuri,” katanya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, Abdul Ghofur, menyebut seluruh jamaah terbagi dalam delapan kloter, yakni kloter 30 hingga 37. Rinciannya, lima kloter diberangkatkan pada Rabu (29/4), dua kloter pada Kamis (30/4), dan satu kloter terakhir pada Jumat (1/5).
“Total jamaah terdiri atas 1.247 laki-laki dan 1.511 perempuan,” ujarnya.
Untuk mendukung kelancaran ibadah, pemerintah menyiagakan 44 petugas pendamping yang terdiri atas 13 petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), 13 tenaga kesehatan (TKHK), 8 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 10 pembimbing ibadah dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Di antara ribuan jamaah tersebut, Mujiono (90) asal Kedungpring tercatat sebagai jamaah tertua, sementara Najwa Amelia (17) asal Solokuro menjadi jamaah termuda.
Pemerintah juga menerapkan konsep pelayanan “Haji Ramah Lansia, Haji Ramah Disabilitas, dan Haji Ramah Perempuan”. Sejumlah skema disiapkan untuk memudahkan jamaah kelompok rentan, di antaranya skema murur—jamaah tidak bermalam di Muzdalifah dan langsung menuju Mina—serta skema tanazul yang memungkinkan jamaah tidak menginap di Mina dan kembali ke hotel untuk beristirahat.
Pemerintah daerah berharap seluruh jamaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta meraih predikat haji mabrur. (JN)

Komentar (0)