Disnaker Lamongan Raih Predikat Stand Paling Estetik, Angkat Warisan Industri Rokok Linting pada Lamongan Tempo Doeloe

Oleh Globaljatim 28 Jun 2026, 11:26 WIB 154 Views

GLOBALJATIM

LAMONGAN – Di tengah gemerlap malam penutupan Lamongan Tempo Doeloe 2026 yang mengusung tema besar “Perjuangan”, Stand Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lamongan tampil berbeda. Bukan sekadar menghadirkan dekorasi bernuansa tempo dulu, Disnaker mengajak pengunjung menelusuri jejak sejarah para pekerja melalui tema “Warisan Industri Rokok Linting, Kebanggaan Lamongan.”

Berlokasi di stand nomor 13, Disnaker menyulap ruang pamer menjadi gambaran kehidupan industri rokok linting yang pernah menjadi denyut ekonomi masyarakat Lamongan. Aneka peralatan tradisional, suasana rumah produksi, hingga nuansa pekerja linting tempo dulu dihadirkan sebagai bentuk penghormatan kepada para pelaku industri yang telah memberi warna dalam perjalanan perekonomian daerah.

Tema tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa perjuangan membangun Lamongan tidak hanya lahir dari medan pertempuran, tetapi juga dari tangan-tangan para pekerja yang, dengan ketekunan dan keterampilannya, menggerakkan roda perekonomian keluarga dan daerah.

Atas kreativitas dan totalitas dalam menghadirkan konsep tersebut, Stand Disnaker Kabupaten Lamongan berhasil meraih penghargaan sebagai “Stand Paling Estetik” pada ajang Lamongan Tempo Doeloe 2026.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan, M. Zamroni, S.Sos., M.Si., dan diserahkan oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi (Pak Yes), pada malam penutupan kegiatan, Sabtu (27/6/2026).

Kepala Disnaker Kabupaten Lamongan, M. Zamroni, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa tema yang diusung merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah dunia kerja dan kontribusi para pekerja dalam pembangunan Kabupaten Lamongan.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk melihat bahwa perjuangan juga lahir dari ruang-ruang kerja dan tangan-tangan yang tidak pernah lelah berkarya. Industri rokok linting menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan ekonomi Lamongan dan telah memberikan penghidupan bagi banyak keluarga,” ujar Zamroni.

Menurutnya, penghargaan yang diraih bukan semata-mata tentang estetika stand, melainkan juga bentuk apresiasi terhadap upaya menghidupkan kembali memori kolektif masyarakat mengenai sejarah dunia kerja di Kabupaten Lamongan.

“Penghargaan ini kami persembahkan kepada seluruh jajaran Disnaker dan para pekerja yang selama ini menjadi bagian dari pembangunan daerah. Semoga semangat kerja keras, ketekunan, dan dedikasi para pendahulu dapat terus menginspirasi generasi muda Lamongan,” tambahnya.

Melalui tema “Warisan Industri Rokok Linting, Kebanggaan Lamongan,” Disnaker tidak hanya menghadirkan nuansa nostalgia, tetapi juga menyampaikan pesan bahwa setiap pekerjaan dan setiap profesi memiliki peran dalam membangun peradaban serta kemajuan daerah.

Pada akhirnya, semangat “Perjuangan” yang diusung dalam Lamongan Tempo Doeloe 2026 menjadi pengingat bahwa sejarah besar Lamongan dibangun dari banyak kisah, mulai dari para pejuang, petani, pedagang, hingga para pekerja yang dengan ketulusan dan kerja kerasnya turut menggerakkan roda kehidupan di Kabupaten Lamongan. (JN)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

You cannot copy content of this page

Back to top