Bangun Generasi Qurani, Dewan Pendiri Yayasan Suara Hati Gelar Kajian Tadabbur Al-Qur’an

Oleh Globaljatim • 07 Nov 2026, 21:42 WIB • 18 Views

GLOBAL JATIM

SIDOARJO – Dalam upaya membangun generasi Qurani yang memiliki pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai Al-Qur’an, Dewan Pendiri Yayasan Suara Hati Sidoarjo, Ustaz Rofiq Abidin, S.H., M.H., menggelar kajian Tadabbur Al-Qur’an bersama santriwan dan santriwati Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Yayasan Suara Hati Sidoarjo.

Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Sabtu (7/11/2026), bertempat di atas lahan tanah wakaf yang dipersiapkan untuk pembangunan Sekolah Tadabbur Qur’an, di kawasan Perum Purimaharani, Desa Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.

Dalam kajian tersebut, Ustaz Rofiq Abidin, S.H., M.H., menekankan pentingnya tadabbur Al-Qur’an sebagai aktivitas berpikir, merenungkan, serta menghayati secara mendalam makna dan pesan yang terkandung dalam setiap ayat Al-Qur’an.

Menurutnya, mempelajari Al-Qur’an tidak cukup hanya dengan membaca dan menghafalkan ayat-ayatnya, tetapi juga perlu disertai upaya memahami kandungan, menggali hikmah, serta mengimplementasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pendekatan tadabbur, para santri diharapkan mampu membangun pola pikir yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an, membentuk karakter yang berakhlakul karimah, serta memiliki kepekaan sosial dan tanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya.

Kajian ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Yayasan Suara Hati dalam mempersiapkan pengembangan pendidikan berbasis Al-Qur’an melalui rencana pembangunan Sekolah Tadabbur Qur’an di atas tanah wakaf tersebut.

Kehadiran para santriwan dan santriwati LKSA Yayasan Suara Hati Sidoarjo dalam kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, tidak hanya sebagai bacaan, tetapi juga sebagai pedoman berpikir, bersikap, dan menjalani kehidupan.

Dengan demikian, pembangunan Sekolah Tadabbur Qur’an diharapkan kelak tidak sekadar menjadi tempat belajar membaca Al-Qur’an, melainkan juga menjadi ruang pembentukan generasi yang memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat. (Bni)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

You cannot copy content of this page

Back to top