Kepala Sekolah SMPN 2 Widang Tuban Bantah Tudingan Mem-Bully Siswa
GLOBALJATIM
TUBAN – Kabar mengenai dugaan pembullyan oleh seorang kepala sekolah terhadap salah satu siswanya di SMPN 2 Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, memicu perdebatan publik akhir-akhir ini. Insiden ini menarik perhatian setelah beberapa media daring melaporkannya.
Kepala Sekolah SMPN 2 Widang, Marjani, menegaskan kepada media bahwa pada saat upacara, ia hanya memberikan pengingat kepada seluruh siswa untuk tetap disiplin dalam mengikuti pelajaran, termasuk kegiatan non-akademik di luar jam sekolah.
“Saya tidak menyebut nama secara personal. Semua siswa bebas memilih kegiatan non-akademik yang mereka sukai, asalkan tetap disiplin dalam kehadiran dan tugas sekolah,” ungkap Marjani.
“Menurut hasil evaluasi dari dewan guru, siswa yang dimaksud sering tidak hadir dan tidak mengerjakan tugas, meskipun telah sering ditegur dan diingatkan. Akibatnya, siswa ini tidak memenuhi syarat untuk naik ke kelas berikutnya. Dan pihak sekolah telah berkomunikasi dengan orang tua siswa terkait hal ini,” Tambahnya.
Abdul Rahmat, Kepala Dinas Pendidikan Tuban, setelah melakukan klarifikasi dengan kepala sekolah, menyampaikan pada pewarta bahwa apa yang disampaikan pada saat upacara adalah sebagai bagian dari pembinaan untuk meningkatkan kedisiplinan siswa.
“Saya sudah klarifikasi pada kepala sekolah SMPN 2 Widang, bahwa apa yang disampaikan saat upacara di sekolah adalah dalam rangka pembinaan pada siswa akan pentingnya kedisiplinan untuk masuk sekolah, yang beliau sampaikan adalah secara umum tidak menyebut nama dan tidak bermaksud mematahkan semangat siswa tertentu,” Pungkasnya.
Sampai saat ini, pihak terkait masih terus menginvestigasi untuk memastikan kebenaran dari berita yang beredar dan mengklarifikasi posisi dari masing-masing pihak terlibat. (Red)

Komentar (0)