Sarasehan Budaya, Ketua FPK Sidoarjo Harap Pelaku Budaya Guyub dan Berselaras

Oleh Global Jatim • 21 Agu 2024, 07:29 WIB • 96 Views

GLOBALJATIM
SIDOARJO –  Mengambil lokasi di Punden Eyang Surodowo desa Seruni Gedangan Sidoarjo, ratusan seniman hadiri Sarasehan Budaya yang digelar Forum Pamong Kebudayaan (FPK) Sidoarjo.

Budayawan yang datang dari hampir seluruh pelosok Jawa Timur memadati halaman punden untuk mengikuti Sarasehan, Macapat dan doa ujub Bulan Purnama pada Selasa (20/8/2024) yang sore.

Ainul Yaqin, Ketua FPK Sidoarjo mengatakan acara ini tidak hanya semata renungan malam bulan purnama, tetapi lebih pada bagaimana sesama pelaku budaya bisa guyub dan berselaras dalam melakukan upaya pemajuan kebudayaan di Sidoarjo, mengingat tidak sedikit komunitas kebudayaan yang ada di Sidoarjo.

“FPK berkeinginan bagaimana para pelaku budaya di Sidoarjo bisa berselaras satu dengan yang lainnya dalam segala kegiatan kebudayaan,” ujarnya.

Dicontohkan juga oleh Mas Noel, (sapaan akrab Ainul) yang hadir malam ini ada komunitas Macapat, Dewan Adat, Pecutan, Dalang, Sanggar Tari dan berbagai seniman lainnya.

Di tempat yang sama, Ki Bagong Sabdo Sinukarto ketua FPK Jatim menekankan perlu melakukan pencatatan dan penelusuran sejarah yang ada di setiap kota, termasuk mengangkat nama tokoh bersejarah dari Sidoarjo salah satunya Sarip Tambak Oso.

Bagong mencontohkan beberapa nama tokoh lokal banyak diubah menjadi nama kearab-araban bahkan ada yang memelesetkan nama tersebut dengan tujuan memparodikan salah satunya nama Sarip Tambak Oso menjadi Sarip Tambah Soro.

Sayangnya, pemerintah pun abai karena dianggap nama besar Sakera, Sawunggaling, Sarip Tambak Oso, Joko Sambang dianggap tokoh fiktif, padahal perjuangan mereka tidak ringan.

“Apa karena nama mereka muncul lewat panggung kesenian hingga nama mereka dianggap fiksi belaka,” ungkapnya penuh tanya.

Dari pengamatan media, acara ini dihadiri juga oleh para budayawan diantaranya Endah Kuswantoro, Hyang Welldo, Mbah Gimbal dan beberapa budayawan dari Surabaya, Sidoarjo, Kediri, Mojokerto, Pasuruan, Malang dan Gresik. (Wan/Tim)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page

Back to top