Desa Prigi Angkat Kearifan Lokal Petani di Karnaval HUT ke-80 RI Kecamatan Kanor

Oleh Global Jatim 31 Agu 2025, 19:19 WIB 141 Views

 

GLOBALJATIM
BOJONEGORO – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, berlangsung meriah dan penuh semangat nasionalisme. Karnaval Umum dan Pawai Budaya yang digelar pada Minggu (31/8/2025) menjadi magnet antusiasme warga, dengan berbagai penampilan atraktif dari desa-desa di wilayah tersebut.

Salah satu penampilan paling mencuri perhatian datang dari Pemerintah Desa Prigi. Mengusung tema “Masyarakat Petani”, rombongan desa ini berhasil memukau ribuan penonton dengan atraksi budaya yang sarat makna dan menggugah kesadaran akan pentingnya peran petani sebagai penjaga ketahanan pangan dan identitas bangsa.

Dengan jumlah peserta terbanyak—mencapai 130 orang—Desa Prigi menampilkan rangkaian pertunjukan yang menggambarkan kehidupan agraris masyarakat. Mulai dari tarian Dewi Sri sebagai simbol kesuburan, kirab gunungan hasil bumi, hingga pameran alat-alat pertanian tradisional dan modern seperti mesin pemanen Combine, seluruh elemen disajikan dengan estetika tinggi dan semangat yang membara.

Foto : Penampipan tari Dewi Sri dan Gunungan hasil panen desa Prigi.

Kepala Desa Prigi, Darmono, menegaskan bahwa partisipasi ini bukan sekadar tampil dalam perayaan, melainkan bentuk penghormatan terhadap profesi petani yang telah menjadi tulang punggung perekonomian desa.

“Kami ingin menunjukkan bahwa petani bukan hanya profesi, tapi juga identitas dan kebanggaan masyarakat Prigi,” ujar Darmono.

Rute karnaval yang dimulai dari Jalan Utama Desa Semambung hingga berakhir di Pendopo Kecamatan Kanor dipenuhi warga yang antusias menyambut setiap penampilan. Penampilan Desa Prigi dinilai paling berhasil menyampaikan pesan perjuangan, ketekunan, dan harapan akan masa depan petani yang lebih sejahtera.

Karnaval ini bukan hanya menjadi ajang hiburan tahunan, tetapi juga wahana ekspresi budaya, edukasi masyarakat, serta penguatan solidaritas antarwarga desa. Semangat gotong royong, cinta tanah air, dan penghargaan terhadap kearifan lokal begitu kental terasa di sepanjang perhelatan.

Dengan penampilan yang inspiratif dan menyentuh, Desa Prigi telah memberikan warna tersendiri dalam peringatan HUT RI tahun ini—sebuah bukti bahwa tradisi, budaya, dan kemajuan dapat berjalan beriringan. (Red)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

You cannot copy content of this page

Back to top