Parah! Proyek Jalan Baureno – Kadungrejo Tanpa Disiram, Debu Mengancam Kesehatan Warga
GLOBALJATIM
BOJONEGORO – Pekerjaan rekonstruksi jalan di wilayah Baureno dari APBD Bojonegoro tahun 2024, yang dikerjakan oleh CV. Sanjaya Prima Abadi, kini menuai kontroversi.
Alih-alih memberikan kenyamanan, proyek ini justru menimbulkan masalah kesehatan bagi warga Desa Kadungrejo, Kecamatan Baureno.
Menurut informasi dari LPSE Bojonegoro, CV. Sanjaya Prima Abadi yang beralamat di JL. Basuki Rahmad Gg. Aspol RT.33 RW.008 Sukorejo – Bojonegoro, memenangkan lelang pekerjaan rekonstruksi jalan tersebut dengan anggaran sebesar Rp. 11.659.850.785,00.
Namun, pekerjaan yang seharusnya meningkatkan kualitas infrastruktur ini malah mengabaikan kesehatan warga setempat.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa sejak pekerjaan jalan dimulai, penyiraman jalan hanya dilakukan beberapa kali. Akibatnya, debu dari jalan yang baru dikerjakan masuk ke rumah-rumah warga.
“Penyiraman tidak dilakukan oleh kontraktor, bahkan pintu rumah warga kalau siang hari tidak ada yang dibuka sudah ada beberapa minggu, karena debu yang masuk,” ungkapnya.
Keluhan serupa juga datang dari pengguna jalan yang merasa terganggu dengan kondisi tersebut.
“Setiap kali melewati jalan ini dengan sepeda motor, debunya sangat mengganggu. Saya harus memakai masker dan kacamata, tetapi tetap saja debunya masuk dan mengganggu pernapasan,” ujar seorang pengguna jalan yang sering melintasi area tersebut.
Hingga saat ini, pihak rekanan belum bisa dimintai keterangan terkait masalah ini. Sementara itu, dinas terkait juga belum memberikan jawaban atas konfirmasi pewarta.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga Desa Kadungrejo yang merasa kesehatan mereka terancam akibat debu yang beterbangan.
Mereka berharap pihak terkait segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini dan memastikan bahwa proyek rekonstruksi jalan tidak lagi mengabaikan kesehatan warga. (Red)


Komentar (0)