Pagelaran Wayang Kulit Meriahkan Ruwatan Desa dan Puncak HUT ke-80 RI di Sumberwangi, Kanor
GLOBALJATIM
BOJONEGORO – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Sumberwangi, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, menggelar serangkaian acara budaya dan kebersamaan yang berpuncak pada pagelaran wayang kulit dan ritual ruwatan desa, Selasa (9/9/2025).
Bertempat di pendopo balai desa, acara malam budaya tersebut menyuguhkan pertunjukan wayang kulit dengan lakon “Bangun Candi Sapto Argo” oleh dalang Sukayat Hadi Sukoco, seorang seniman wayang asal Kabupaten Tuban yang telah dikenal luas dalam pelestarian seni pedalangan Jawa.
Lakon yang diangkat sarat makna filosofis, yakni tentang upaya membangun peradaban dan spiritualitas masyarakat. Kepala Desa Sumberwangi, Pamuji, menyampaikan bahwa pemilihan cerita ini mencerminkan harapan agar masyarakat desa semakin makmur dan hidup dalam kerukunan.
“Lakon Bangun Candi Sapto Argo bukan sekadar tontonan, tapi tuntunan. Kami ingin pembangunan desa tidak hanya fisik, tapi juga membangun nilai dan budaya,” ujar Pamuji.
Sebelum acara malam budaya, warga Desa Sumberwangi juga mengikuti kegiatan jalan sehat pada pagi harinya. Kegiatan ini diikuti antusias oleh warga dari berbagai usia, lengkap dengan pembagian doorprize dan hiburan rakyat sebagai bentuk syukur dan kebersamaan.
Ritual ruwatan desa, yang dikenal dalam tradisi Jawa sebagai bentuk permohonan keselamatan dan tolak bala, menjadi puncak spiritual dalam rangkaian perayaan. Upacara ini diyakini sebagai wujud harmoni antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.
Perayaan HUT RI di Desa Sumberwangi tahun ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga penguatan jati diri budaya dan kebersamaan masyarakat. Dengan mengangkat nilai-nilai lokal, Pemdes Sumberwangi berupaya menjaga tradisi leluhur sekaligus menyemai semangat gotong royong di era modern. (Red)


Komentar (0)