FGD Hilirisasi Telur Gayatri Digelar, Pemkab Bojonegoro Percepat Serapan Telur untuk Perkuat Ekonomi KPM dan Peternak Lokal

Oleh Global Jatim • 12 Mei 2026, 22:39 WIB • 241 Views

GLOBALJATIM
BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mulai mempercepat implementasi hilirisasi hasil Program Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (Gayatri) melalui penerbitan Surat Edaran Bupati Nomor 524/605/412.222/2026 tentang Pembelian Telur Ayam dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Gayatri dan peternak ayam petelur lokal.

Kebijakan tersebut dibahas dalam Forum Group Discussion (FGD) Hilirisasi Telur Ayam Gayatri yang digelar di Aula Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, Selasa, 12 Mei 2026.

FGD itu dihadiri Sekretariat DPRD Bojonegoro, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Perdagangan, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Bojonegoro, BUMDesma, BUMDes, mitra pengepul, hingga keluarga penerima manfaat Program Gayatri.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro, Catur Rahayu, mengatakan forum tersebut merupakan tindak lanjut atas surat edaran yang diterbitkan Bupati Bojonegoro. Selain membahas implementasi kebijakan, agenda itu juga difokuskan untuk mengurai persoalan pemasaran hasil produksi telur dari program Gayatri.

“Implementasi surat edaran ini ditargetkan mulai berjalan pada Mei ini,” kata Catur dalam forum tersebut.

Dalam surat edaran itu, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga menegaskan kewajiban bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah untuk membeli telur ayam sebanyak 2 kilogram setiap bulan. Kebijakan tersebut dimaksudkan untuk membantu penyerapan hasil produksi telur dari keluarga penerima manfaat Program Gayatri dan peternak lokal.

Menurut Catur, langkah itu diharapkan dapat menciptakan pasar yang lebih stabil bagi peternak ayam petelur lokal. Pemerintah daerah juga mendorong keterlibatan berbagai pihak, termasuk BUMDes BUMDesma, Koperasi dan juga para pengepul, agar distribusi telur lebih terorganisasi dan mampu menjaga stabilitas harga di tingkat peternak.

Dalam forum tersebut, peserta turut membahas pola distribusi, mekanisme penjualan, hingga peran mitra pengepul dalam mendukung keberlanjutan program. Kehadiran perwakilan BGN dan Koordinator SPPG Kabupaten Bojonegoro juga menjadi bagian dari upaya sinkronisasi program pemenuhan gizi dengan hasil produksi telur lokal.

Program Gayatri sendiri merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui sektor peternakan ayam petelur mandiri. Selain meningkatkan pendapatan keluarga penerima manfaat, program itu juga diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan dan penguatan ekonomi lokal. (RED).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

You cannot copy content of this page

Back to top