Kunjungi Pasuruan, Mentan Amran Sulaiman Serukan Peternak Sapi Perah: “Jangan Ada Lagi Susu Dibuang, Anak-Anak Butuh!

Oleh Global Jatim 14 Nov 2024, 16:44 WIB 54 Views

GLOBALJATIM
PASURUAN – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman meminta para peternak sapi perah ke depannya agar tidak lagi membuang susu hasil produksi. Hal itu disampaikan pada kunjungannya ke Pasuruan dalam acara gerakan peningkatan produksi susu segar dalam negeri.

“Jangan ada lagi susu dibuang, itu harus diminum, anak-anak kita butuh agar nanti generasi kita lebih sehat, lebih cerdas dari kita,” ujarnya di halaman kantor Bupati Pasuruan Kompleks Perkantoran Raci, Bangil pada Kamis (14/11/2024) siang.

Diketahui, beberapa waktu lalu heboh soal aksi buang susu sapi hasil perah di Pasuruan oleh peternak hingga pengepul susu. Aksi buang susu ini adalah bentuk protes karena susu sapi hasil produksi tidak terserap oleh Industri Pengolahan Susu (IPS).

Dalam acara yang juga berisi penandatanganan MoU penyerapan susu koperasi/KUD/pengepul dengan industri pengolahan susu dan minum susu bersama ribuan pelajar SD-SMA ini, Amran menyebut jika ke depannya kebutuhan susu akan meningkat.

“Bapak Presiden kita mencanangkan pangan bergizi gratis. Dan di dalamnya ada susu,” ungkapnya.

Selain itu, guna meningkatkan produksi susu, Amran juga berjanji akan mempermudah perijinan dalam hal impor sapi perah.

“Regulasi kami sudah ubah dan langsung kami tanda tangan, dan itu perintah Bapak Presiden. Menjaga yang kecil melindungi yang besar. Dua-dua adalah anak bangsa yang harus kita jaga,” paparnya.

“Jangan ada lagi susu dibuang, itu harus diminum. Anak-anak kita butuh. Agar nanti generasi kita lebih tinggi, lebih sehat, lebih cerdas dari kita,” lanjut Amran.

Meski demikian, dirinya meminta supaya para peternak bisa menjaga kualitas susu. “Tolong kualitas susunya dijaga,” pinta Amran.

Pada kesempatan ini Mentan didampingi Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono, Pj Bupati Pasuruan Nurkholis, Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra. Hadir juga para pimpinan koperasi susu, pimpinan perusahaan pengolahan susu dan para peternak. (Wan)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

You cannot copy content of this page

Back to top