Musrenbangcam Kanor: Tiga Prioritas Desa Disaring, Satu Khusus BKKD
GLOBALJATIM
BOJONEGORO – Aula pendopo Kecamatan Kanor, Kamis (5 Februari 2026), menjadi ruang temu antara perangkat desa dan pemerintah daerah. Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) 2026 digelar dengan agenda memutakhirkan usulan pembangunan dari desa-desa se-Kanor.
Forum itu dihadiri jajaran Forkopimca Kanor, Ketua DPRD Bojonegoro, Ketua Komisi C DPRD, Wakil Ketua Komisi B, perwakilan Bappeda, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), kepala desa, BPD, perangkat desa hingga tokoh masyarakat.
Di forum tahunan tersebut, desa diminta menyaring usulan menjadi tiga prioritas. Perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menegaskan, satu di antaranya khusus untuk Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD).
“Dalam usulan prioritas yang untuk BKKD hanya boleh satu usulan, dan semua usulan harus berbentuk proposal,” ujarnya.
Penjelasan serupa disampaikan perwakilan DPMD. Mekanisme proposal menjadi syarat utama agar usulan dapat masuk tahap pembahasan berikutnya, sekaligus membedakan antara program BKKD dan aspirasi lain seperti pokok pikiran (pokir) DPRD.
Hasil penyaringan sementara menunjukkan pola kebutuhan desa yang relatif seragam. Tiga prioritas utama yang diajukan desa-desa di Kecamatan Kanor adalah pembangunan infrastruktur jalan, penyediaan sarana prasarana, dan sektor pertanian.
Musrenbangcam menjadi tahap awal sebelum usulan tersebut dibawa ke tingkat kabupaten. Pada tahap berikutnya, pemerintah daerah akan menimbang kemampuan anggaran dan sinkronisasi dengan rencana pembangunan daerah sebelum diputuskan masuk dalam program tahun berjalan. (Red).

Komentar (0)