Peringatan Hari Buruh 2025 di Lamongan, Momentum Sinergi Pekerja, Pengusaha, dan Pemerintah

Oleh Global Jatim 01 Mei 2025, 18:01 WIB 144 Views

 

GLOBALJATIM
LAMONGAN  –  Pemerintah Kabupaten Lamongan memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2025 dengan cara yang inspiratif dan sarat makna. Bertempat di Lapangan Gajah Mada, Kamis (1/5/2025), kegiatan ini digelar secara kolaboratif antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah daerah.

Peringatan May Day tahun ini mengusung tema “Berdaya, Berkarya, dan Berjaya”. Rangkaian kegiatan yang diselenggarakan meliputi senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, penanaman pohon, serta penyerahan manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Sebanyak 85 perusahaan ikut ambil bagian dalam kegiatan ini, menegaskan komitmen mereka terhadap kesejahteraan buruh.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Pak Yes, menegaskan pentingnya menjadikan May Day sebagai refleksi atas komitmen bersama dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan bermartabat.

“Hari Buruh adalah momentum untuk menguatkan komitmen menciptakan lapangan kerja layak, menjamin hak pekerja, serta mendorong hubungan kerja yang harmonis antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah,” ujarnya.

Komitmen tersebut tercermin dalam capaian positif daerah. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Lamongan menurun dari 5,46% pada Agustus 2023 menjadi 4,34% di akhir 2024. Selain itu, Lamongan juga meraih empat penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dari Gubernur Jawa Timur sebagai bentuk keberhasilan dalam membangun budaya kerja yang aman dan sehat.

Pak Yes menambahkan, Pemkab Lamongan terus mendorong penguatan dialog sosial melalui forum tripartit dan pelatihan vokasi. “Peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi fokus utama demi mewujudkan kesejahteraan buruh dan daya saing daerah,” tambahnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Lamongan, Mokhammad Zamroni, menyebut peringatan May Day 2025 sebagai hasil sinergi yang konstruktif.

“May Day kali ini berbeda. Tidak ada aksi turun ke jalan, semua pihak justru bersatu dalam kegiatan yang produktif dan penuh makna,” katanya.

Dukungan juga datang dari Ketua DPC KSPSI Lamongan, Iswahyudi, yang menekankan peran strategis buruh dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kami siap berdaya, berkarya, dan berjaya bersama perusahaan. Tapi bila aturan tidak ditegakkan, kami pun siap menyuarakan aspirasi,” tegasnya.

Ia mengapresiasi keberhasilan Pemkab Lamongan dalam menerapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK), serta perlindungan pekerja melalui BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan. Namun, Iswahyudi menyoroti pentingnya pemerataan kepesertaan dalam program pensiun.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lamongan, Sarjono, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan May Day tahun ini.

> “Kami sepakat bahwa pekerja adalah mitra strategis pengusaha. Kita hidup dan tumbuh bersama demi kesejahteraan bersama,” ujarnya.

Peringatan Hari Buruh di Lamongan tahun ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah dapat membentuk ekosistem ketenagakerjaan yang sehat, produktif, dan berkelanjutan. (Jn)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

You cannot copy content of this page

Back to top