Dukungan Menguat, dr. Budi Himawan Dinilai Layak Pimpin IDI Jatim
GLOBALJATIM
LAMONGAN – Peta dukungan dalam kontestasi kepemimpinan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jawa Timur kian mengerucut di tengah dinamika perubahan regulasi kesehatan nasional yang turut berdampak pada organisasi profesi. Sejumlah tokoh mulai menyampaikan pandangannya, dengan nama dr. Budi Himawan, Sp.U, MM, FICS, mencuat sebagai salah satu kandidat potensial.
Penilaian tersebut salah satunya disampaikan oleh Dr. Mohammad Adib Khumaidi, Sp.OT. Ia menekankan bahwa tantangan organisasi profesi saat ini menuntut kepemimpinan yang adaptif dan mampu merespons perubahan.
“Proses adaptasi dan transformasi organisasi adalah tugas berat. Kita butuh rasa memiliki dan tanggung jawab kolektif, bukan hanya dari pengurus, tapi seluruh anggota,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Menurutnya, rekam jejak kepemimpinan dr. Budi di IDI Cabang Lamongan selama dua periode terakhir menjadi salah satu indikator kapasitas tersebut. Organisasi dinilai mampu bertransformasi dan menjaga keseimbangan antara profesionalitas serta kemitraan strategis dengan pemerintah daerah.
“IDI Lamongan mampu menjadi mitra strategis bagi Pemerintah Daerah tanpa harus terjebak dalam politik praktis. Ini adalah modal besar yang harus dimiliki oleh pemimpin IDI di tingkat wilayah,” katanya.
Selain itu, aspek advokasi juga menjadi sorotan, di mana dr. Budi dinilai mampu menempuh berbagai pendekatan, mulai dari komunikasi hingga penyampaian aspirasi secara tertib bersama organisasi profesi lainnya.
Dukungan juga disampaikan oleh Dr. Slamet Budiarto, SH., MH.Kes. Ia menilai dr. Budi sebagai figur yang memiliki kapasitas untuk memimpin IDI Jawa Timur ke depan.
“IDI Jatim membutuhkan sosok pemimpin yang mampu memajukan organisasi profesi sejawat dokter. Sosok adinda dr. Budi memang layak memimpin IDI Jatim,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pemahaman hukum serta kematangan organisasi menjadi nilai penting dalam memperkuat sinergi antara pusat dan daerah.
“Sinergi antara pusat dan daerah itu sangat penting agar kolaborasi dengan Pemerintah Daerah bisa terjalin dengan baik,” katanya.
Dari daerah lain, dukungan turut disampaikan oleh Dr. Rohadi, Sp.BS(K), yang menilai dr. Budi sebagai sosok dengan komitmen kuat dalam pengabdian.
“Saya melihat langsung bagaimana dr. Budi memiliki komitmen kuat. Beliau tidak hanya bekerja, tapi benar-benar mengabdi; ia mendengar, merangkul, dan bergerak mencari solusi,” ujarnya.
Ia menilai pengalaman di tingkat akar rumput menjadi modal penting dalam memperkuat soliditas organisasi di tingkat wilayah.
Pandangan serupa juga disampaikan oleh dr. Mohammad Rifki, MS, Sp.B, MARS. Ia menilai Jawa Timur memiliki tradisi kepemimpinan yang kuat dan membutuhkan figur yang mampu melanjutkan estafet tersebut.
“Kakanda Dr. Sutrisno adalah role model bagi kami. Ke depan, Jatim butuh sosok kompeten untuk meneruskan estafet tersebut. Satu di antaranya yang sangat patut menjadi pertimbangan adalah dr. Budi Himawan,” ujarnya.
Penilaian yang disampaikan para narasumber tersebut merupakan pandangan pribadi. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari kandidat lain terkait kontestasi kepemimpinan IDI Wilayah Jawa Timur.
Dengan menguatnya dukungan dari berbagai kalangan, kontestasi kepemimpinan IDI Jawa Timur diperkirakan akan berlangsung dinamis, seiring harapan menjadikan organisasi profesi tersebut semakin mandiri, profesional, dan adaptif menghadapi tantangan ke depan. (JN)

Komentar (0)