Tinjau Stand Omah Djoeang, Bupati Yes Apresiasi Kolaborasi Kecamatan Deket, Lamongan, dan Turi

Oleh Globaljatim 25 Jun 2026, 12:27 WIB 117 Views

GLOBALJATIM

LAMONGAN – Semangat perjuangan tidak hanya tercermin dari kisah para pahlawan, tetapi juga melalui kebersamaan dalam membangun daerah. Nilai itulah yang dihadirkan Kecamatan Deket, Kecamatan Lamongan, dan Kecamatan Turi melalui stand bertema “Omah Djoeang (Rumah Kawedanan Jaman Doeloe)” pada gelaran Lamongan Tempo Doeloe Perjuangan di Lapangan Gadjah Mada Lamongan, Rabu (24/6/2026) malam.

Mengusung konsep rumah kawedanan tempo dulu, stand gabungan tersebut menghadirkan suasana pemerintahan pada masa lampau yang dipadukan dengan nuansa budaya lokal. Pengunjung diajak menikmati atmosfer Lamongan tempo doeloe melalui dekorasi khas, permainan interaktif, serta berbagai aktivitas yang membangkitkan nostalgia.

Konsep kolaboratif itu menjadi salah satu daya tarik dalam rangkaian Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 dan turut mendapat perhatian Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (Pak Yes) saat berkeliling mengunjungi stand-stand tematik yang mengangkat semangat perjuangan dari berbagai sudut kehidupan masyarakat.

Di sela kunjungannya, Pak Yes tampak mengamati konsep Omah Djoeang yang dihadirkan tiga kecamatan tersebut sekaligus melihat antusiasme masyarakat mengikuti permainan interaktif yang disiapkan panitia. Para pengunjung juga berkesempatan membawa pulang berbagai hadiah berupa jajanan khas Lamongan tempo doeloe yang semakin menambah kemeriahan suasana.

Camat Deket, Suwanto Sastrodiharjo, S.STP., M.M., mengatakan bahwa pada malam pembukaan pihaknya berkolaborasi bersama Kecamatan Lamongan dan Kecamatan Turi untuk menghadirkan konsep Rumah Kawedanan Jaman Doeloe sebagai bentuk mengenalkan kembali sejarah pemerintahan sekaligus mempererat kebersamaan antarkecamatan.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menikmati suasana tempo doeloe, tetapi juga memahami nilai kebersamaan yang menjadi semangat pembangunan sejak dahulu. Karena itu kami menghadirkan permainan interaktif dengan hadiah jajanan khas Lamongan tempo doeloe agar masyarakat dapat ikut merasakan pengalaman yang berbeda,” ujarnya.

Menurut Suwanto, konsep tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan sejarah dalam kemasan yang lebih dekat dengan masyarakat sehingga tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi seluruh pengunjung.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan Kecamatan Deket akan berlanjut pada malam berikutnya dengan menghadirkan promosi berbagai produk unggulan UMKM Kecamatan Deket sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi masyarakat kepada pengunjung Lamongan Tempo Doeloe Perjuangan.

Melalui kolaborasi tiga kecamatan ini, semangat perjuangan diwujudkan dalam bentuk sinergi antarpemerintah wilayah untuk menghadirkan ruang edukasi, hiburan, dan pelestarian sejarah bagi masyarakat. Di tengah perkembangan zaman, nilai kebersamaan yang diwariskan para pendahulu menjadi fondasi penting dalam membangun Lamongan yang maju tanpa kehilangan jati diri dan identitas budayanya. (JN)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

You cannot copy content of this page

Back to top