Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Sekaligus Resmikan Masjid Nur Khofifah di PT KAS Bojonegoro
GLOBALJATIM
BOJONEGORO – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Masjid Nur Khofifah di lingkungan PT Kareb Alam Sejahtera (MPS Dander), Bojonegoro, Senin, 25 Mei 2026. Peresmian masjid tersebut dirangkaikan dengan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) lintas wilayah secara simbolis kepada para pekerja.
Kegiatan itu dihadiri Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bojonegoro, Wakil Ketua IV DPRD Jawa Timur, organisasi perangkat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur, direksi PT Kareb Alam Sejahtera, pengurus SPSI Jawa Timur, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Khofifah mengatakan peresmian Masjid Nur Khofifah diharapkan membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat serta para pekerja di lingkungan perusahaan.
“Acara ini menjadi bagian dari silaturahmi sekaligus peresmian Masjid Nur Khofifah. Mudah-mudahan membawa keberkahan di dalam hidup kita,” kata Khofifah.
Ia juga berpesan agar para pimpinan di berbagai tingkatan terus mendengar dan merespons aspirasi masyarakat, termasuk para pekerja yang menjadi bagian penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain meresmikan masjid, Khofifah juga menyerahkan BLT DBHCHT secara simbolis kepada penerima manfaat. Program bantuan tersebut merupakan bagian dari pemanfaatan dana bagi hasil cukai hasil tembakau untuk mendukung kesejahteraan pekerja sektor industri hasil tembakau.
Bupati Setyo Wahono mengatakan penyaluran BLT DBHCHT di Bojonegoro telah dimulai sejak 13 Mei 2026. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan produktif oleh para penerima.
Menurut dia, industri rokok memiliki kontribusi besar dalam membuka lapangan kerja dan menjaga perputaran ekonomi masyarakat. Karena itu, ia mengapresiasi keberadaan perusahaan yang dinilai mampu menopang keberlangsungan hidup ribuan pekerja.
“Pelaku industri rokok mampu beradaptasi. Mari terus menjaga legalitas dan bersama mengurangi peredaran rokok ilegal serta memperhatikan hak tenaga kerja,” ujarnya.
Kepala Dinas Sosial Jawa Timur Restu Novi Widiani menyebut mayoritas penerima BLT merupakan perempuan pekerja yang berasal dari berbagai daerah, termasuk Jember dan sejumlah kabupaten sekitar.
“Mereka adalah perempuan tangguh. Hari ini menjadi titik kelima penyaluran BLT DBHCHT oleh Gubernur Khofifah. Hari ini juga kita menjadi bagian dari sejarah peresmian Masjid Nur Khofifah,” kata Restu.
Sementara itu, Direktur PT Kareb Alam Sejahtera MPS Dander Sri Yadi Purnomo menyampaikan pihaknya turut mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia pekerja melalui kerja sama pendidikan dengan sejumlah perguruan tinggi.
Saat ini, kata dia, terdapat 50 mahasiswa jenjang sarjana (S1) yang berasal dari kalangan buruh linting rokok koperasi Kareb. Selain itu, terdapat delapan pekerja yang tengah menempuh pendidikan magister (S2). (RED).

Komentar (0)