Hari Jadi Lamongan ke-457 Jadi Momentum Penguatan Ketahanan Pangan dan Pembangunan Berkelanjutan

Oleh Globaljatim 26 Mei 2026, 17:27 WIB 77 Views

GLOBALJATIM

LAMONGAN — Puncak peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 Tahun 2026 berlangsung khidmat dan semarak di Pendopo Lokatantra Lamongan, Selasa (26/5). Rangkaian prosesi adat mulai dari pembukaan selubung pataka lambang daerah, pemasangan oncer sesanti, kirab pataka, hingga penyemayaman lambang daerah dalam Pasamuan Agung menjadi simbol perjalanan panjang Kabupaten Lamongan dalam menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat arah pembangunan daerah.

Suasana peringatan semakin semarak dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya khas daerah yang melibatkan partisipasi masyarakat. Penampilan Drumband Genta Buana SMA Taruna Brawijaya, kesenian tongklek, barongsai, reog, jaran jenggo, karawitan campursari, hingga sendratari turut memeriahkan suasana dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang memadati kawasan pendopo.

Mengusung tema “Tumbuh Bersama, Wujudkan Ketangguhan Pangan dan Sosial”, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan bahwa Hari Jadi Lamongan tahun ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan dan pembangunan sosial secara berkelanjutan.

Menurut Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut, Lamongan dinilai terus menunjukkan pertumbuhan positif di berbagai sektor strategis, khususnya pertanian, perikanan, peternakan, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

“Identitas utama Lamongan adalah lumbung pangan dengan produksi padi tertinggi di Jawa Timur mencapai 1,33 juta ton pada tahun 2025. Selain itu, sektor perikanan dan peternakan juga menunjukkan hasil yang membanggakan,” ujar Pak Yes.

Ia menjelaskan, penguatan ketahanan sosial dilakukan melalui berbagai program prioritas, seperti Makanan Bergizi Gratis (MBG), kemudahan akses kesehatan, Beasiswa Perintis, Sekolah Rakyat, program Yakin Semua Sejahtera, hingga penguatan nilai religius melalui program Lamongan Nyantri.

Selain itu, pembangunan infrastruktur juga terus dipercepat melalui program Jamula dengan target kemantapan jalan mencapai 63,55 persen, pembangunan Jalan Lingkar Selatan Babat, rencana penambahan 10 ribu penerangan jalan umum (PJU) melalui skema KPBU, hingga pengembangan Kawasan Gajah Mada sebagai alun-alun kedua Lamongan.

Pak Yes juga berharap diaspora Lamongan dapat ikut memperkuat jejaring pembangunan dan investasi daerah guna mendorong Lamongan naik kelas menjadi pusat agroindustri dan investasi jangka panjang.

“Kita harus optimistis bahwa Lamongan bisa naik tingkat dari lumbung pangan menuju pusat agroindustri dan investasi jangka panjang. Saya bersama Mas Dirham memiliki komitmen mewujudkan Lamongan yang bangkit ekonominya, merata pembangunannya, dan harmonis warganya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Lamongan Mukhammad Freddy Wahyudi mengajak masyarakat menjadikan Hari Jadi Lamongan sebagai momentum memperkuat persatuan dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Mari terus merapatkan barisan, memperkuat kebersamaan, dan bersama-sama membangun Lamongan yang kita banggakan,” ujarnya.

Peringatan Hari Jadi Lamongan ke-457 tahun ini tidak hanya menjadi seremoni budaya tahunan, tetapi juga penegasan komitmen bersama dalam mewujudkan Lamongan yang tangguh, maju, harmonis, dan berdaya saing dengan tetap berpijak pada nilai budaya, persatuan, dan semangat gotong royong masyarakat. (JN)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

You cannot copy content of this page

Back to top