Darurat Narkoba Jatim, GSN dan Dinkes Sidoarjo Edukasi Bahaya HIV dan Narkotika
GLOBALJATIM
SIDOARJO — Yayasan Garda Semeru Nusantara (GSN) Jawa Timur menggelar penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkotika dalam kegiatan “BPR Bank IMA Peduli HIV/AIDS dan Narkoba 2026” di Mall Ciplaz Sidoarjo, Sabtu (29/8/2026).
Pada acara bertema “Anak Sehat, Gemar Menabung, Bebas HIV/AIDS dan Narkoba” ini, GSN berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo yang diwakili Unsiyyatul Usriyyah, S.Kep. Ns. untuk memberikan edukasi seputar pencegahan HIV/AIDS. Sementara itu, pemaparan pencegahan narkotika disampaikan langsung oleh Ketua Umum GSN, Dadang Buana, S.H.
Dadang menegaskan pihak nya berkomitmen terus menyuarakan edukasi pencegahan narkoba di tengah masyarakat.
”Kami tidak henti-hentinya menggaungkan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika di manapun kami berada,” tegas Dadang di hadapan peserta.
Sosialisasi ini digencarkan menyusul tingginya angka penanganan kejahatan narkotika di Jawa Timur. Berdasarkan data BNNP dan Polda Jatim pada periode Juni–Juli 2026, jumlah pengungkapan kasus narkotika meningkat 44 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.
”Ini artinya kasus kriminalitas narkoba tidak semakin menurun, melainkan semakin naik. Hal ini perlu sangat diwaspadai kepada anak-anak kita, terutama generasi penerus bangsa,” ungkap Dadang.
Ia juga mengingatkan ancaman yang mengintai para remaja melalui berbagai modus pengedaran. “Ada beberapa cara dan modus pelaku narkoba untuk mencekoki generasi bangsa ini demi meraup keuntungan finansial dari hasil tersebut. Karena itu, kewaspadaan bersama adalah kunci,” tambahnya.
Kegiatan yang diprakarsai PT BPR Bank IMA ini diisi rangkaian acara seperti edukasi literasi keuangan, lomba mewarnai anak, pertunjukan seni tari tradisional, aksi karate, pertunjukan BMX, hiburan musik, serta partisipasi komunitas otomotif lokal.
Melalui kegiatan ini, GSN berharap kesadaran pencegahan narkoba dapat tertanam kuat demi mewujudkan generasi muda yang sehat dan bebas dari narkotika. (*)

Komentar (0)