Digitalisasi Jadi Jantung Pelayanan, Delta Tirta Sidoarjo Targetkan Cakupan Air Bersih 100% di Tahun 2042

Oleh Globaljatim 01 Feb 2026, 10:30 WIB 138 Views

GLOBALJATIM

SIDOARJO – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo tancap gas melakukan transformasi besar-besaran. Di bawah nakhoda Direktur Utama Dwi Hary Soeryadi, perusahaan pelat merah ini menjadikan penguatan tata kelola dan digitalisasi sebagai fondasi utama untuk menjawab tantangan pelayanan air bersih di masa depan.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam acara Media Gathering yang mempertemukan jajaran manajemen dengan insan pers di Hotel Luminor Sidoarjo, Sabtu (31/1/2026). Forum ini menjadi ruang diskusi terbuka mengenai arah kebijakan perusahaan sepanjang tahun 2026.

Inovasi Teknologi: Dari SCADA hingga Aplikasi Pelangi

Salah satu terobosan yang menjadi sorotan adalah penerapan sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition). Teknologi ini memungkinkan pemantauan distribusi air secara real-time untuk menekan angka kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW) yang selama ini menjadi tantangan klasik.

“Melalui sistem SCADA, distribusi air terkontrol secara akurat sehingga kebocoran bisa ditekan dan efisiensi meningkat drastis,” jelas Dwi Hary Soeryadi.

Tak hanya di sisi teknis, revolusi layanan juga dirasakan langsung oleh pelanggan melalui Aplikasi Pelangi. Platform digital ini mengintegrasikan seluruh layanan dalam satu genggaman—mulai dari pendaftaran sambungan baru, cek tagihan, hingga pengaduan daring.

Hasilnya pun nyata. Proses pemasangan sambungan baru yang dulunya memakan waktu bulanan, kini bisa tuntas dalam hitungan hari, bahkan di hari yang sama.

“Ini adalah wujud komitmen kami menghadirkan layanan yang cepat, transparan, dan mudah bagi warga Sidoarjo,” tambahnya.

Peta Jalan Menuju 2042: Membangun Infrastruktur Masa Depan

Menyadari pertumbuhan populasi yang pesat, Delta Tirta telah menyusun rencana strategis pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) secara bertahap hingga tahun 2042.

Rencana Strategis Kapasitas IPA:
• IPA Balongsari: Kapasitas 150 liter/detik.
• IPA Krian: Pengembangan hingga 300 liter/detik.
• Tahun 2027: Pembangunan IPA baru berkapasitas raksasa 1.000 liter/detik.
• Tahun 2028-2029: Penambahan bertahap di IPA Tawangsari (150 liter/detik).
• Tahun 2030-2034: Pembangunan dua IPA baru masing-masing 500 liter/detik.
• Target Akhir: Penguatan intake Palempong sebesar 1.100 liter/detik untuk memastikan cakupan layanan mencapai 100 persen pada 2042.

Dengan proyeksi lonjakan pelanggan dari 227.000 (tahun 2025) menjadi 790.000 pelanggan pada 2042, Delta Tirta juga aktif menggandeng mitra melalui skema kerja sama Business to Business (B to B) untuk memperluas jaringan ke wilayah yang belum terjangkau.

Sinergi untuk Masa Depan Sidoarjo

Menutup keterangannya, Dwi Hary menekankan bahwa peran media sangat krusial sebagai jembatan informasi kepada masyarakat. Sinergi yang kuat antara inovasi internal, infrastruktur yang mumpuni, dan transparansi informasi diharapkan mampu membangun kepercayaan publik yang lebih kokoh.

“Kami tidak hanya melayani kebutuhan air hari ini, tetapi juga sedang menyiapkan masa depan Sidoarjo yang lebih maju, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045,” pungkasnya optimis. (Red)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

You cannot copy content of this page

Back to top