PU SDA Angkat Semangat Pendidikan Tempo Dulu pada Penutupan Lamongan Tempo Doeloe 2026

Oleh Globaljatim 28 Jun 2026, 10:05 WIB 151 Views

GLOBALJATIM

LAMONGAN – Deretan bangunan bernuansa klasik, pakaian sekolah zaman dahulu, dan suasana pendidikan tempo dulu menjadi daya tarik tersendiri di stan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten Lamongan pada malam penutupan Lamongan Tempo Doeloe 2026 di Lapangan Gadjah Mada Lamongan, Sabtu (27/6/2026).

Mengusung tema besar “Perjuangan”, PU SDA menghadirkan konsep perjuangan di bidang pendidikan melalui miniatur suasana Sekolah Rakyat (SR) yang mengingatkan masyarakat pada semangat generasi terdahulu dalam menempuh pendidikan di tengah berbagai keterbatasan.

Konsep tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah yang dirasakan saat ini tidak terlepas dari perjuangan panjang para pendahulu dalam membangun sumber daya manusia. Pendidikan menjadi salah satu fondasi penting yang melahirkan generasi penerus untuk membangun Kabupaten Lamongan.

Selain menghadirkan nuansa pendidikan tempo dulu, stan PU SDA juga menampilkan sejumlah piagam penghargaan yang diperoleh dalam berbagai kegiatan dan perlombaan antarorganisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamongan sebagai bagian dari dokumentasi capaian dan kebersamaan seluruh jajaran.

Kepala Dinas PU SDA Kabupaten Lamongan, Erwin Sulistya Pambudi, mengatakan bahwa tema yang dihadirkan merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pendahulu yang telah meletakkan dasar pembangunan melalui pendidikan.

“Kami ingin menghadirkan pesan bahwa perjuangan membangun daerah tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui pembangunan manusia. Pendidikan menjadi salah satu warisan perjuangan yang harus terus dijaga dan dilanjutkan oleh generasi saat ini,” ujar Erwin.

Menurutnya, semangat yang dihadirkan dalam Lamongan Tempo Doeloe sejalan dengan nilai-nilai pembangunan yang mengedepankan kerja keras, kebersamaan, dan keberlanjutan.

“Melalui tema ini, kami berharap generasi muda dapat memahami bahwa setiap kemajuan yang dinikmati hari ini merupakan hasil dari proses panjang dan perjuangan banyak pihak. Karena itu, semangat belajar, gotong royong, dan kepedulian terhadap daerah harus terus dirawat sebagai modal untuk membangun Lamongan pada masa mendatang,” tambahnya.

Partisipasi PU SDA dalam Lamongan Tempo Doeloe 2026 tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan penutupan acara, tetapi juga menjadi ruang edukasi untuk menghidupkan kembali memori kolektif tentang pentingnya pendidikan dan semangat perjuangan dalam perjalanan panjang Kabupaten Lamongan. (JN)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

You cannot copy content of this page

Back to top