Harga Pakan Melambung, Pemkab Bojonegoro Gandeng BUMD Bergerak Redam Krisis Peternak Ayam Petelur Gayatri

Oleh Global Jatim 24 Jul 2026, 17:24 WIB 122 Views

GLOBALJATIIM
BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mulai menggerakkan skema penyelamatan bagi peternak ayam petelur bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Gayatri. Di tengah tingginya harga pakan yang terus membebani peternak dan anjloknya harga telur di tingkat produsen, Pemkab menggandeng Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mengintervensi biaya distribusi pakan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Langkah tersebut dibahas dalam rapat Koordinasi Pelaksanaan Subsidi Pakan Program Gayatri dari Anggaran CSR BUMD Tahun 2026 yang digelar di Aula Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan itu dihadiri perwakilan Bappeda Bojonegoro, PT Asri Dharma Sejahtera (ADS), PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS), Perumda Pangan Mandiri, PT BPR Bank Daerah Bojonegoro, serta sejumlah undangan lainnya.

Mewakili Kepala Disnakkan Bojonegoro, Sekretaris Dinas Elvia Nuraeni mengatakan pemerintah daerah memilih bergerak cepat merespons kondisi yang tengah dihadapi peternak ayam petelur peserta Program Gayatri.

Menurutnya, kenaikan harga pakan yang tidak sebanding dengan harga jual telur telah menekan keuntungan peternak, bahkan berpotensi mengganggu keberlangsungan usaha mereka apabila tidak segera diintervensi.

“Pemkab Bojonegoro mengambil langkah cepat menangani permasalahan KPM peternak ayam petelur Program Gayatri karena tingginya harga pakan dan turunnya harga telur,” ujar Elvia.

Perwakilan Bappeda Bojonegoro, Dwi Ratna Putri, menjelaskan bahwa Bappeda berperan sebagai fasilitator dalam mengoordinasikan pemanfaatan dana CSR milik BUMD.

“Melalui koordinasi ini, Bappeda memfasilitasi pemanfaatan anggaran CSR dari BUMD agar dapat mendukung keberlangsungan Program Gayatri. Bentuk dukungannya adalah subsidi biaya transportasi pakan sehingga beban peternak dapat berkurang,” kata Dwi.

Senada dengan itu, perwakilan PT Asri Dharma Sejahtera (ADS), Vendra, menegaskan bahwa keterlibatan BUMD dalam program tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.

“Dana CSR BUMD kami arahkan untuk memberikan subsidi biaya transportasi pakan ternak ayam petelur bagi KPM Program Gayatri. Harapannya, bantuan ini dapat meringankan beban biaya operasional peternak sekaligus menjaga keberlangsungan usaha mereka di tengah tingginya harga pakan,” tegas Vendra.

Melalui skema subsidi transportasi tersebut, biaya distribusi pakan diharapkan dapat ditekan sehingga peternak memperoleh efisiensi biaya produksi tanpa mengurangi kualitas pakan yang diterima.

Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan BUMD ini menjadi salah satu upaya konkret menjaga keberlanjutan Program Gayatri, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui peningkatan daya saing peternak ayam petelur lokal di tengah fluktuasi harga pakan dan harga telur. (MJ).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

You cannot copy content of this page

Back to top