Membuka Jalan Baru: Lapas Lamongan dan Disnaker Sinergikan Pelatihan Kemandirian bagi Warga Binaan

Oleh Global Jatim 25 Jun 2025, 21:01 WIB 71 Views

GLOBALJATIM
LAMONGAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lamongan terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan perubahan positif bagi para narapidana. Rabu (25/6/2025), Lapas Lamongan berkolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lamongan untuk menggelar empat pelatihan kemandirian bagi warga binaan.

Program ini merupakan wujud nyata sinergi antarlembaga dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang relevan dan aplikatif.

Berlokasi di Aula Lapas Lamongan, pembukaan pelatihan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Hadir dalam kegiatan ini Kepala Lapas Lamongan, Heri Sulistyo beserta jajaran struktural, Kepala Disnaker Lamongan, Mokhammad Zamroni, para instruktur, serta warga binaan peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Kalapas Heri Sulistyo menegaskan pentingnya pembinaan menyeluruh bagi warga binaan, tidak hanya pada aspek mental dan spiritual, tetapi juga keterampilan teknis yang dapat menunjang kehidupan mereka setelah bebas.

“Kami ingin warga binaan memiliki masa depan yang lebih baik. Mereka harus dibekali keterampilan agar mampu bersaing dan mandiri saat kembali ke masyarakat,” ujar Heri.

Sementara itu, Kepala Disnaker Lamongan Mokhammad Zamroni mengapresiasi langkah progresif Lapas Lamongan dalam membekali narapidana dengan pelatihan aplikatif. Ia menyebutkan bahwa empat pelatihan yang diberikan—desain interior, konstruksi bangunan, meubeler, dan pengelasan—merupakan keterampilan yang sangat dibutuhkan di pasar kerja saat ini.

“Ini adalah peluang besar. Dengan keterampilan ini, warga binaan tidak hanya memiliki kesempatan untuk bekerja, tetapi juga berpotensi membuka lapangan kerja sendiri,” tutur Zamroni.

Pemilihan jenis pelatihan dilakukan berdasarkan minat warga binaan dan kebutuhan pasar tenaga kerja. Disnaker berharap program ini dapat menjadi langkah awal yang tidak hanya menambah keterampilan teknis, tetapi juga membangkitkan kepercayaan diri dan semangat kewirausahaan para peserta.

Melalui program ini, Lapas Lamongan menegaskan peran barunya sebagai pusat pembinaan berbasis hasil. Sinergi dengan Disnaker menjadi langkah strategis dalam membentuk SDM yang tak hanya berakhlak, tetapi juga tangguh, terampil, dan siap bersaing di tengah masyarakat. (**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

You cannot copy content of this page

Back to top