Bupati Yes Kunjungi Stand Diskoperindag di Lamongan Tempo Doeloe Perjuangan, Perkuat UMKM dan Ekonomi Kerakyatan

Oleh Globaljatim 25 Jun 2026, 11:06 WIB 217 Views

GLOBALJATIM

LAMONGAN – Semangat perjuangan tidak selalu lahir dari medan pertempuran. Di tengah gelaran Lamongan Tempo Doeloe Perjuangan, semangat itu hadir melalui upaya memperkuat ekonomi rakyat, memberdayakan pelaku usaha kecil, serta menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok masyarakat.

Nilai tersebut dihadirkan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Lamongan melalui stand bertema “Tempoe Doeloe, Membawa Nuansa Klasik, Menghadirkan Pelayanan Terbaik” dalam rangkaian Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 yang berlangsung di Lapangan Gadjah Mada Lamongan, Rabu (24/6/2026) malam.

Dengan balutan suasana tempo dulu, Diskoperindag tidak hanya menghadirkan dekorasi bernuansa klasik, tetapi juga membawa berbagai layanan yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat. Mulai dari Klinik UMKM, konsultasi usaha, hingga Operasi Pasar yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Konsep tersebut turut menarik perhatian Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi (Pak Yes), saat berkeliling meninjau stand-stand tematik dalam gelaran Lamongan Tempo Doeloe Perjuangan. Pak Yes tampak mengamati berbagai layanan yang disediakan sekaligus berdialog dengan jajaran Diskoperindag mengenai program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kepala Diskoperindag Kabupaten Lamongan, Anang Taufik, S.STP., M.Si., mengatakan bahwa partisipasi pihaknya dalam Lamongan Tempo Doeloe Perjuangan menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai layanan pemberdayaan UMKM sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan yang menjadi salah satu fondasi pembangunan daerah.

“Kami ingin menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui Klinik UMKM, pelaku usaha dapat berkonsultasi mengenai pengembangan usaha, legalitas, hingga berbagai bentuk pendampingan yang kami sediakan,” ujarnya.

Selain itu, Operasi Pasar yang dihadirkan selama kegiatan berlangsung menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Menurut Anang, UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian daerah karena mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi di tingkat lokal.

“UMKM merupakan tulang punggung ekonomi kerakyatan. Karena itu, mereka perlu terus didorong agar mampu berkembang, berinovasi, dan memiliki daya saing yang semakin baik. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mendekatkan pelayanan sekaligus membuka ruang interaksi yang lebih luas dengan masyarakat,” jelasnya.

Tidak hanya menghadirkan layanan dan konsultasi usaha, stand Diskoperindag juga menyuguhkan berbagai kuliner tradisional yang berganti setiap hari sebagai bentuk dukungan terhadap promosi produk lokal sekaligus pelestarian kekayaan kuliner daerah.

Partisipasi Diskoperindag dalam Lamongan Tempo Doeloe Perjuangan menunjukkan bahwa semangat perjuangan para pendahulu tidak hanya dikenang melalui sejarah, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kerja nyata dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat.

Di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang, penguatan UMKM, koperasi, dan perdagangan rakyat menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah. Karena itu, Lamongan Tempo Doeloe Perjuangan tidak hanya menjadi ruang untuk mengenang masa lalu, tetapi juga momentum untuk memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan sebagai bagian dari perjuangan membangun masa depan yang lebih sejahtera. (JN)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

You cannot copy content of this page

Back to top