Gutanbo Fest 2026 Dibuka, Bojonegoro Target Lampaui Lamongan dan Indramayu dalam Produksi Padi
GLOBALJATIM
BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro membuka Gumregah Tani Bojonegoro Festival (GUTANBO FEST) 2026 di Alun-Alun Bojonegoro, Jumat (16/10/2026). Kegiatan dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro ke-349 ini dirangkai dengan pelantikan 28 Pengurus Anak Cabang (PAC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) periode 2026–2031 se-Kabupaten Bojonegoro.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan, penguatan sektor pertanian menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Ia menargetkan produksi padi Bojonegoro mampu melampaui Kabupaten Lamongan pada 2027 dan berada di atas Kabupaten Indramayu pada 2029.
“Kita target tahun depan mengungguli Kabupaten Lamongan yang sebelumnya kita sudah mengungguli Kabupaten Ngawi. Kemudian tahun 2029 di atas Kabupaten Indramayu yang menjadi salah satu penghasil padi tertinggi di Indonesia,” ujar Wahono.
Untuk mencapai target tersebut, Wahono menekankan pentingnya ketersediaan air, pupuk, dan teknologi pertanian. Pemkab juga mendorong pembangunan embung, optimalisasi jaringan irigasi, serta kerja sama dengan perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi pertanian.
Selain itu, pemerintah daerah menargetkan pembukaan sedikitnya 300 hektare sawah baru dalam dua hingga tiga tahun ke depan melalui kerja sama dengan pemilik lahan dan pihak terkait, termasuk Perhutani.
Ketua DPC HKTI Bojonegoro, Nurul Azizah, mengatakan pelantikan 28 PAC bertujuan memperkuat organisasi hingga tingkat kecamatan agar lebih dekat dengan persoalan petani serta mendukung program pemerintah di sektor pertanian.
Nurul menyebut produksi padi Bojonegoro meningkat dari sekitar 710.000 ton pada 2025 menjadi sekitar 886.000 ton pada 2026. Peningkatan tersebut, menurut dia, didukung upaya mengatasi persoalan ketersediaan air, pupuk, harga pascapanen, bibit, dan pengendalian hama.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bojonegoro, Zaenal Fanani, menjelaskan GUTANBO FEST merupakan pengembangan kegiatan Fun Farmers Day yang telah berlangsung sejak 2022 di tingkat desa dan kecamatan. Pada 2026, kegiatan diperluas ke tingkat kabupaten untuk mempromosikan potensi pertanian sekaligus memperluas interaksi antarpelaku sektor pertanian.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Bojonegoro juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian berupa pompa air untuk 26 kelompok tani, 16 traktor roda dua, tiga unit combine harvester, dua unit hand traktor, hibah biaya listrik persawahan untuk enam kelompok tani, serta mesin perajang.
Bendahara DPD HKTI Jawa Timur, Budi, yang hadir mewakili organisasi tingkat provinsi, mengapresiasi pelantikan pengurus PAC tersebut. Ia menilai penguatan organisasi hingga tingkat kecamatan penting untuk mendukung petani dan memperkuat ketahanan pangan.
Acara dihadiri Bupati Bojonegoro beserta istri, Wakil Bupati beserta suami, forkopimda, pimpinan DPRD, kepala OPD, camat se-Kabupaten Bojonegoro, pengurus HKTI, serta tamu undangan lainnya.
Melalui GUTANBO FEST 2026, Pemkab Bojonegoro berharap produktivitas pertanian meningkat, daya saing petani menguat, dan kesejahteraan masyarakat sektor pertanian semakin baik. (MJ)


Komentar (0)