Heboh! Guru di Lamongan Terekam Tampar Siswa, Kasus Kekerasan di Sekolah Kembali Terjadi
GLOBALJATIM
LAMONGAN – Sebuah video viral baru-baru ini beredar di akun facebook, menunjukkan seorang guru menampar siswanya di dalam kelas saat jam pelajaran berlangsung. Kejadian ini terjadi di SMPN 1 Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, di mana seorang guru bahasa Inggris berinisial EL melakukan tindak kekerasan terhadap seorang siswa kelas 8.
Dalam video tersebut, terlihat jelas bagaimana guru tersebut menampar dan mendorong siswa sambil melontarkan kata-kata kasar. Tindakan ini tidak hanya mencoreng citra pendidikan di sekolah, tetapi juga berdampak negatif pada kesejahteraan mental dan fisik siswa lainnya di kelas. Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang.
Nunggal Isbandi, Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, mengonfirmasi bahwa kasus ini sedang dalam proses penyelidikan. “Kami sedang melakukan mediasi dengan orang tua dan kasus ini sedang ditangani oleh Dinas Pendidikan,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, pada Selasa (24/09/2024).
Dr. Andi Wijaya, seorang psikolog pendidikan, menyatakan bahwa kekerasan di sekolah dapat memiliki dampak jangka panjang pada perkembangan mental siswa.
“Anak-anak yang mengalami atau menyaksikan kekerasan di sekolah dapat mengalami trauma yang mempengaruhi prestasi akademik dan kesehatan mental mereka. Penting bagi sekolah untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi semua siswa,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Rina Kartika, seorang ahli pendidikan, menekankan pentingnya pelatihan bagi guru dalam menangani situasi konflik.
“Guru harus dibekali dengan keterampilan manajemen kelas dan resolusi konflik yang efektif. Kekerasan bukanlah solusi dan hanya akan memperburuk situasi,” katanya.
Kejadian ini menambah daftar panjang kasus kekerasan di lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi siswa. Dinas Pendidikan Lamongan telah mengambil langkah cepat dengan memulai proses penyelidikan dan mediasi untuk menyelesaikan masalah ini.
Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dan menjaga lingkungan sekolah tetap kondusif dan aman bagi semua siswa. (Jn/Red)

Komentar (0)