Apes! Tertipu Uang Mainan Saat COD, Motor Warga Randupitu Pasuruan Dibawa Kabur Saat Test Ride

Oleh Global Jatim • 01 Feb 2025, 18:39 WIB • 73 Views

GLOBALJATIM
PASURUAN – Nasib apes menimpa Solikhan (42) warga Desa Randupitu, Kecamatan Gempol. Dirinya menjadi korban penipuan uang mainan ketika menjual motor dengan sistem cash on delivery (COD) di Desa Kemirisewu Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan. Sabtu (1/2/2025).

Pria paruh baya yang berprofesi sebagai makelar pedagang motor ini menceritakan, kejadian berawal ketika dirinya memposting kendaraan itu di platform media sosial facebook.

“Kamis (30/1/2024) siang, pelaku menghubungi saya melalui whatsapp, lalu jumat (31/1/2024) malam ketemuan,” ujarnya.

Dirinya tak menaruh curiga lantaran pelaku datang dengan mengajak seseorang yang diketahui merupakan tetangga desa, yakni warga Desa Kemirisewu Kecamatan Pandaan.

Sempat tidak menemui kesepakatan saat COD pertama, masih di hari Jumat (31/1/2025) sekira jam 22.00 WIB Solikhan kembali dihubungi pelaku agar kendaraan diantar ke Desa Kemirisewu untuk dibeli.

Setelah mencocokkan nomor kendaraan dengan STNK, pelaku kemudian melakukan test ride.
“Setelah 10 menit tidak kembali, saya mencoba mengubungi pelaku melalui telpon whatsaaps namun tidak aktif,” jelasnya.

Solikhan pun semakin lemas ketika melihat isi tas yang sengaja ditinggal oleh pelaku ternyata hanya uang mainan.

Kini, dirinya semakin kesulitan dikarenakan pemilik kendaaraan aslinya yang diketahui tetangga sendiri ini menuntut ganti rugi.

“Tetangga saya tidak ingin tahu-menahu akan kejadian itu. Saya diminta mengganti uang senilai harga motor itu sebanyak Rp 22 juta,” imbuhnya.

Bahkan, Solikan pun harus merelakan motor satu-satunya yang ia gunakan sehari-hari ditahan oleh tetangganya sebagai jaminan. (Wan)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

You cannot copy content of this page

Back to top