Mas Husen dan Seniman Jalanan Lamongan Gelar Doa Bersama Serta Buka Puasa untuk Kenang Rekan yang Telah Meninggal

Oleh Global Jatim 22 Mar 2025, 18:55 WIB 108 Views

GLOBALJATIM
LAMONGAN  –  Para seniman jalanan di Lamongan menggelar acara doa bersama dan buka puasa untuk mengenang rekan-rekan mereka yang telah berpulang. Acara yang berlangsung penuh haru ini didukung oleh Wakil Ketua II DPRD Lamongan, Husen, S.Ag., M.Pd., serta berbagai pihak yang peduli terhadap kesenian jalanan.

Dalam suasana yang penuh kehangatan, para seniman jalanan, keluarga almarhum, dan pengasong berkumpul untuk mengenang jasa-jasa para seniman yang telah memberikan warna dalam dunia seni jalanan.

Selamet Riyadi, salah satu seniman yang hadir, mengungkapkan rasa terharunya. Menurutnya, ini adalah pertama kalinya acara khusus seperti ini digelar untuk mengenang para seniman yang telah meninggal.

“Selama puluhan tahun kami mengamen di jalanan, baru kali ini ada doa bersama untuk saudara-saudara kami yang telah meninggal. Ini sangat mengharukan bagi kami semua,” ujar Selamet, Sabtu (22/3/2025).

Selamet juga mengucapkan terima kasih kepada Allah SWT serta berbagai pihak yang telah membantu terselenggaranya acara ini, termasuk Mas Husen yang memfasilitasi kegiatan tersebut.

Wakil Ketua II DPRD Lamongan, Husen, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan pesan mendalam mengenai kehidupan.

“Jalanan adalah tempat untuk berjalan menggapai tujuan. Namun, di sana ada banyak tikungan, persimpangan, dan rambu-rambu. Harapannya, teman-teman jalanan dan kita semua lebih berhati-hati dalam memilih jalan agar tidak salah arah,” ujar Husen.

Husen juga menekankan pentingnya pembentukan wadah bagi seniman jalanan agar mereka bisa lebih terorganisir dan mengembangkan potensi yang dimiliki, baik dalam penciptaan karya seni maupun sektor ekonomi lainnya.

“Semoga acara seperti ini bisa menjadi agenda tahunan dan digelar secara bergilir di berbagai daerah, khususnya di sekitar Lamongan,” harapnya.

Selain itu, Husen juga menyampaikan bahwa ajang silaturahmi ini diharapkan dapat memperkuat gerakan kebudayaan di kalangan seniman jalanan.

“Acara ini bisa menjadi bukti bahwa seni jalanan bukan sekadar hiburan, tetapi juga memiliki nilai kebersamaan, solidaritas, dan semangat untuk terus berkarya,” tutup Husen, yang juga berharap kegiatan ini menjadi wadah bagi pengembangan seni jalanan yang lebih terstruktur di masa mendatang. (Jn/Red)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

You cannot copy content of this page

Back to top