Anggaran dari APBD Disoal, Komisi C DPRD Bojonegoro Akan Panggil Bagian Kesra Terkait Lelang Pengadaan Armada Haji
GLOBALJATIM
BOJONEGORO – Dugaan ketidaktransparanan dalam proses lelang pengadaan armada haji tahun 2025 di Kabupaten Bojonegoro menuai sorotan tajam. Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, menyatakan pihaknya akan memanggil Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Bojonegoro sebagai pengguna anggaran untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses tersebut.
Langkah ini diambil menyusul ramainya pemberitaan seputar dugaan penyimpangan prosedur dan keluhan terhadap kualitas armada bus pengangkut calon jemaah haji yang dinilai tidak sesuai standar.
“Kami akan panggil Bagian Kesra untuk menjelaskan semua proses dan tahapan tersebut. Tentu ini menjadi kewenangan kami dalam pengawasan terhadap pelaksanaan ibadah haji yang dananya bersumber dari APBD. Ini penting agar masyarakat tahu dan tidak ada yang ditutupi,” tegas Ahmad Supriyanto saat dihubungi awak media pada Selasa (20/5/2025).
Ia menambahkan, pemanggilan ini bukan hanya sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab DPRD dalam memastikan setiap rupiah dari anggaran publik digunakan secara transparan, tepat sasaran, dan tidak merugikan calon jemaah haji.
Meski demikian, Ahmad Supriyanto tetap berharap proses ibadah haji tahun ini tetap berjalan lancar. “Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan semua selamat sampai tujuan dan kembali ke tanah air,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Bagian Kesra Setda Bojonegoro belum memberikan tanggapan resmi. Sorotan publik terhadap kualitas layanan haji Bojonegoro tahun ini menjadi ujian penting bagi transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana publik di sektor keagamaan. (Red)


Komentar (0)