Pekerjaan Jembatan Jalan Poros Desa Sumberwangi Kecamatan Kanor Tanpa Jalan Darurat dan Papan Informasi

Oleh Global Jatim 25 Nov 2024, 17:34 WIB 97 Views

GLOBALJATIM
BOJONEGORO  –  Pekerjaan pembangunan jembatan di jalan poros Desa Sumberwangi, Kecamatan Kanor, menuai kritik dari warga setempat. Pasalnya, proyek ini tidak menyediakan jalan darurat untuk kendaraan yang melintas, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari warga desa.

Selain itu, di lokasi proyek tidak terlihat adanya papan informasi yang biasanya memuat detail proyek, seperti anggaran, kontraktor pelaksana, dan waktu pengerjaan. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi dan akuntabilitas dari proyek tersebut.

Lebih mengkhawatirkan lagi, para pekerja di lokasi proyek terlihat tidak dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai. Padahal, penggunaan APD sangat penting untuk keselamatan dan kesehatan kerja, terutama dalam proyek konstruksi yang memiliki risiko tinggi.

Dalam foto yang diambil di lokasi proyek, terlihat beberapa pekerja sedang melakukan aktivitas di sekitar lubang besar yang telah digali. Sebuah alat berat jenis ekskavator juga tampak sedang mengangkat beton besar. Namun, tidak ada tanda-tanda adanya pengaturan lalu lintas atau jalan alternatif bagi kendaraan yang ingin melintas.

Ketika dikonfirmasi, pelaksana proyek dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) tidak memberikan tanggapan mengenai kritik dan kekhawatiran yang disampaikan oleh warga.

Salah satu warga, Budi Santoso, menyatakan kekhawatirannya, “Kami sangat terganggu dengan tidak adanya jalan darurat ini. Setiap hari kami harus mencari jalan memutar yang jauh lebih lama. Selain itu, tanpa papan informasi, kami tidak tahu siapa yang bertanggung jawab atas proyek ini dan kapan akan selesai,” ungkapnya. (25/11/2024).

Seorang pakar konstruksi, Anita Prasetyo, juga memberikan pendapatnya, “Proyek konstruksi tanpa papan informasi menunjukkan kurangnya transparansi. Selain itu, tidak adanya APD pada pekerja sangat berbahaya. Proyek seperti ini harus mematuhi standar keselamatan kerja untuk melindungi pekerja dan warga sekitar,” tegasnya.

Warga berharap pihak terkait segera mengambil tindakan untuk memperbaiki kondisi ini, dengan menyediakan jalan darurat, memasang papan informasi proyek, dan memastikan para pekerja dilengkapi dengan APD yang sesuai standar keselamatan kerja. (Red)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

You cannot copy content of this page

Back to top