Pasien HIV/AIDS, Wadir RSUD dr Soegiri Lamongan, Bisa Dirujuk Bila Alami Komplikasi
GLOBALJATIM
LAMONGAN – Kabar baik bagi pasien HIV/AIDS di Lamongan. Karena kini, mereka bisa mendapatkan pengobatan lebih mudah di Puskesmas atau Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tanpa harus ke rumah sakit.
Kebijakan ini diterapkan karena HIV/AIDS termasuk dalam 144 penyakit yang tidak memerlukan rujukan langsung ke rumah sakit tipe B atau Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), kecuali jika pasien mengalami komplikasi serius seperti infeksi oportunistik.
Wakil Direktur Pelayanan dan Penunjang RSUD dr. Soegiri Lamongan, dr. Abdur Rohman, menjelaskan bahwa jika pasien mengalami komplikasi, maka barulah diperlukan rujukan ke rumah sakit.
“Kalau pasien memiliki komplikasi, misalnya infeksi pemberat, tentu tidak bisa ditangani di FKTP. Itu baru bisa dirujuk ke rumah sakit atau FKRTL. Kalau di RSUD dr. Soegiri Lamongan itu di Poli VCT,” ujar dr. Abdur Rohman pada Rabu (22/1/2025).
Obat ARV Tersedia di Puskesmas, Pasien Tak Perlu Jauh-Jauh
Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Kesehatan memastikan bahwa obat Antiretroviral (ARV) sudah tersedia di beberapa puskesmas di Lamongan. Dengan begitu, pasien HIV/AIDS yang kondisinya stabil tidak perlu jauh-jauh ke rumah sakit hanya untuk mengambil obat.
“Pasien HIV/AIDS tanpa komplikasi tidak perlu ke rumah sakit. Mereka cukup mengambil obat di Puskesmas terdekat,” tambahnya.
Mengatasi Stigma dan Diskriminasi
Namun, meski layanan kesehatan semakin dekat, masih ada tantangan sosial yang dihadapi pasien HIV/AIDS, yaitu stigma dan diskriminasi. Banyak pasien khawatir identitas mereka terbuka di lingkungan sekitar.
“Kadang pasien khawatir ketahuan tetangga karena stigma yang masih ada di masyarakat. Padahal, regulasi ini dibuat untuk mendekatkan layanan kesehatan ke rumah pasien,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa menjaga kerahasiaan pasien adalah tanggung jawab bersama. “Pengucilan pasien bukan hanya tugas BPJS atau rumah sakit saja, tetapi harus melibatkan semua pihak. WHO pun sudah menyoroti masalah ini,” tegasnya.
Tiga Kunci Hidup Sehat bagi Pasien HIV/AIDS
Pasien HIV/AIDS bisa menjalani hidup normal layaknya orang sehat, asalkan menerapkan pola hidup sehat yang benar. Dr. Abdur Rohman menekankan tiga hal utama yang perlu diperhatikan:
1. Nutrisi Seimbang – Mengonsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
2. Gaya Hidup Sehat – Rutin berolahraga, menjaga kebugaran, dan cukup istirahat agar sistem imun tetap kuat.
3. Kepatuhan Minum Obat ARV – Mengonsumsi ARV secara teratur seumur hidup untuk menekan jumlah virus dalam tubuh.
“Jika virus bisa ditekan dengan baik, penderita bisa tetap beraktivitas seperti biasa. Yang penting, mereka tidak merasa dikucilkan dan masyarakat pun tidak perlu mengucilkan mereka,” pungkas dr. ABR, Wakil Direktur Pelayanan dan Penunjang RSUD dr. Soegiri Lamongan. (*)

Komentar (0)