Ironis, Proyek Jalan Miliaran di Rengel Tuban Tabrak Regulasi KIP dan K3
GLOBALJATIM
TUBAN – Lagi dan lagi, pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur jalan bernilai miliaran rupiah di wilayah Kabupaten Tuban menuai sorotan publik.
Kali ini, proyek jalan yang menghubungkan Desa Karangtinoto – Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, nampak tidak disertai dengan papan informasi pekerjaan.
Selain itu, secara visual para pekerja juga terlihat tidak menggunakan kelengkapan standard K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Tentunya, kedua hal ini merupakan bentuk pelanggaran yang mendasar.
“Logikanya itu kan masuk dalam persyaratan awal untuk mendapatkan paket pekerjaan dan tentunya sudah dianggarkan. Kalau hal yang terlihat saja dilanggar, lantas bagaimana dengan yang tidak terlihat lainya,” ujar Candra salah satu aktifis Tuban, Minggu (27/7/2025).
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa kejadian seperti ini sudah berulang kali terjadi dan seharusnya menjadi evaluasi bagi dinas terkait yang menjadi leading sector pelaksanaan proyek APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) dalam menentukan rekanan.
“Dinas PUPR PRKP Tuban seharusnya selektif, relevan dan obyektif, jangan-jangan si pemenang lelang itu juga pernah menjadi temuan BPK tahun kemarin, konspirasi macam apa ini mas,” ungkapnya.
Berdasarkan laman LPSE Tuban menunjukkan bahwa proyek peningkatan jalan tersebut dikerjakan oleh CV. Alam Jaya Mandiri, beralamat di Desa Cekalang, Kecamatan Soko, dengan nilai pagu proyek sebesar Rp 1.802.000.000, dan nilai kontrak akhir adalah Rp1.798.724.499,76.
Sementara, kabar yang santer beredar menyebut, jika yang bertanggung jawab terhadap proyek jalan tersebut adalah kontraktor bernama H. Ali asal Desa Mentoro, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Namun, saat yang bersangkutan dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, pihaknya tidak merespon dan memilih bungkam.
Disisi lain, persoalan seputar proyek tersebut juga sempat menjadi tema pemberitaan beberapa media online, namun secara tiba-tiba menghilang (takedown), ada apa dibalik semua ini.? (**)

Komentar (0)