KWI Perkuat Koordinasi DPC se-Jawa Timur, Umar Hayat Serukan Sikap Bijak dan Selektif Menyikapi Informasi
GLOBALJATIM
SURABAYA – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komunitas Wartawan Indonesia (KWI), Umar Hayat, meminta seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) KWI se-Jawa Timur bersikap bijak dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
Pesan itu disampaikan Umar saat memimpin rapat konsolidasi dan koordinasi DPC KWI se-Jawa Timur di Surabaya, Minggu, (24/5/2026). Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 12.00 WIB tersebut dihadiri sekitar 90 persen perwakilan DPC dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Dalam arahannya, Umar menekankan pentingnya disiplin administrasi dan kepatuhan terhadap prosedur hukum dalam setiap bentuk komunikasi organisasi, khususnya surat-menyurat kepada instansi pemerintah maupun lembaga lain.
Menurut dia, profesionalisme organisasi harus dijaga agar seluruh pengurus bekerja secara transparan dan tidak mengedepankan kepentingan pribadi ataupun kelompok tertentu.
“Segala urusan administrasi dan komunikasi harus berjalan sesuai prosedur dan hukum yang berlaku. Jangan sampai ada kader yang bekerja untuk kepentingan pribadi atau kelompok,” kata Umar dalam rapat tersebut.
Selain membahas tata kelola organisasi, rapat juga membicarakan sejumlah agenda yang akan dijalankan DPP KWI. Salah satunya rencana kerja sama kemitraan dengan objek wisata di Kabupaten Banyuwangi. Program itu disebut sebagai upaya memperluas pengembangan organisasi dan membuka ruang partisipasi bagi seluruh DPC.
Dalam kesempatan itu, Umar kembali mengingatkan para pimpinan cabang agar selektif dalam merekrut anggota maupun menerima informasi yang beredar di internal organisasi.
“Ketua DPC harus mampu memilah informasi dan tidak mudah terpengaruh laporan yang belum jelas kebenarannya. Pemimpin harus berpegang pada fakta dan menjaga kehormatan organisasi,” ujarnya.
Rapat konsolidasi tersebut ditutup dengan komitmen memperkuat koordinasi antara pengurus pusat dan daerah guna mendukung pengembangan organisasi di masa mendatang. (RED)

Komentar (0)