Sukses ke Senayan, Politisi Partai Golkar Ahmad Labib Tinggalkan Hutang Miliaran pada Relawan

Oleh Global Jatim 25 Jan 2025, 10:17 WIB 156 Views

GLOBALJATIM
LAMONGAN – Ahmad Labib, politisi Partai Golkar yang berhasil melenggang ke DPR RI dengan raihan suara terbanyak di Dapil Jawa Timur X (Gresik-Lamongan), kini sedang dihantam isu serius yang mencoreng citranya. Di balik sorakan kemenangan, Labib diduga mengkhianati para relawan yang berjasa mengantarkannya ke Senayan dengan meninggalkan hutang miliaran rupiah.

Janji manis saat kampanye kini berbalik menjadi kenyataan pahit. Sejumlah relawan mengungkapkan kekecewaan mendalam karena Labib belum menepati komitmennya untuk melunasi dana yang mereka keluarkan demi memenangkan Pemilu 2024.

Salah satu relawan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa Labib sangat bergantung pada mereka selama kampanye. Bahkan, demi mendukungnya, mereka harus merogoh kocek pribadi.

“Kami patungan untuk biaya kampanye karena katanya dana dia digelapkan. Tapi setelah menang, yang kami dapat hanya janji kosong dan tak ada kejelasan,” ungkapnya dengan nada kecewa. (25/01/2025)

Jumlah hutang yang disebutkan mencapai lebih dari Rp1 miliar, dengan janji pembayaran yang seharusnya dilakukan Dua bulan setelah Pemilu. Namun, hingga kini, para relawan hanya disuguhi harapan palsu.

“Kami sudah berusaha menemui Labib, bahkan ke Jakarta, tapi yang ada hanya janji-janji tak berujung,” tambahnya.

Tak hanya relawan yang merasa ditipu. Sejumlah pengusaha, kepala desa, hingga pejabat ASN di Lamongan juga disebut-sebut turut meminjamkan uang untuk mendanai kampanye Labib. Nasib mereka pun sama, terkatung-katung dengan janji yang tak kunjung ditepati.

Saat dikonfirmasi, Ahmad Labib memilih bungkam. Tidak ada klarifikasi atau tanggapan dari dirinya terkait tuduhan ini.

Para relawan yang merasa dikhianati kini tidak tinggal diam. Mereka tengah merencanakan langkah hukum dengan melaporkan kasus ini kepada Pimpinan DPR RI dan Ketua DPP Partai Golkar.

“Kami ingin hak kami dipenuhi. Jangan biarkan politisi seperti ini terus mengkhianati demokrasi,” tegas salah satu relawan yang merasa dirugikan.

Kekinian, Labib harus menghadapi konsekuensi dari janji yang belum ia tepati, dengan gelombang protes yang semakin menguat dari para pihak yang merasa tertipu. (**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

You cannot copy content of this page

Back to top