Dinilai Tak Efektif, Aktifis GMBI Soroti Program PJU DLHP Tuban

Oleh Global Jatim 10 Mei 2024, 16:18 WIB 90 Views

GLOBALJATIM
TUBAN  –  Sebuah program Pengadaan Kap Lampu APBD 2024 dari satuan kerja Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Tuban menuai kontroversi.

Selain dinilai kurang efektif, program bernilai miliaran rupiah tersebut disinyalir sarat dengan konspirasi dalam proses mekanisme dan regulasinya.

Seperti yang diungkapkan Sugeng Sp, Ketua LSM GMBI Wilter Jatim, bahwa terkait penunjukan salah satu perusahaan penyedia barang dan jasa, diduga terdapat indikasi main mata dalam upaya pemenangan salah satu rekanan tersebut.

“Semua berdasarkan hasil temuan investigasi, setelah menganalisa prosesnya kami menyimpulkan ada permainan, sebab lapak rekanan tersebut tidak terdapat dalam katalog lokal,” jelas Sugeng, Jumat (10/05/2024).

Selain itu, ia menyampaikan bahwa pemilihan produk dinilai cenderung tergesa-gesa dan dipaksakan untuk mengelabuhi kompetitor lain. Bahkan, pemilihan penyedia lampu hanya didominasi oleh 1 perusahaan (tidak melibatkan vendor lain), sehingga munculnya pemenang produk bandel cenderung subyektif.

“Saat ini kami sudah membuat somasi dan akan segera kami kirimkan ke satuan kerja yang bersangkutan,” tegasnya.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Tuban belum dapat dikonfirmasi karena dalam masa cuti bersama. (Red/Tim)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page

Back to top