Dugaan Pemerasan oleh Oknum Polsek Babat, Kapolres Lamongan Janji Tindak Tegas

Oleh Global Jatim 14 Des 2024, 15:03 WIB 87 Views

GLOBALJATIM
LAMONGAN  –  Kasus dugaan pemerasan yang melibatkan oknum anggota Polsek Babat Polres Lamongan telah menjadi perbincangan hangat. Empat orang yang diduga terlibat kasus narkoba mengaku dimintai uang hingga Rp 25 juta untuk menghentikan proses hukum. Bahkan, salah satu tahanan terpaksa menyerahkan sertifikat tanah karena tidak mampu membayar tunai.

Kapolres Lamongan, AKBP Bobby A. Condroputra, S.H., S.I.K., M.Si., langsung bereaksi atas laporan tersebut. Ia menegaskan komitmennya untuk mengambil tindakan tegas terhadap anggota yang terbukti melanggar hukum.

“Jika terbukti, personel tersebut akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujar Kapolres Bobby, Sabtu (14/12/2024).

Kasus ini bermula ketika keempat tahanan, masing-masing berinisial D, A, A, dan A, ditangkap di sebuah angkringan di Kecamatan Babat. Setelah dibawa ke Polsek Babat, mereka diduga dimintai uang tebusan oleh oknum polisi.

Setelah uang tersebut terkumpul dan diserahkan melalui Kepala Desa setempat, keempatnya dilepaskan. Namun, kasus ini terungkap di media sosial hingga viral, meskipun unggahan terkait kini telah hilang. Hal ini semakin memperkeruh citra Polri di mata publik.

Kapolres perintahkan Propam Usut Tuntas
Kapolres Bobby tidak tinggal diam. Ia telah memerintahkan Propam Polres Lamongan untuk menyelidiki kasus tersebut secara transparan dan profesional.

“Tidak ada toleransi untuk perilaku yang mencoreng nama baik institusi. Kepercayaan masyarakat adalah harga mati,” ucapnya dengan tegas.

Bobby juga mengingatkan seluruh anggota Polres Lamongan untuk menjaga integritas dan menjunjung tinggi prinsip pelayanan kepada masyarakat.

Publik Diminta Berani Melapor
Kapolres Lamongan juga membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan tindakan menyimpang oleh anggota kepolisian.

“Masyarakat tidak perlu takut melaporkan. Semua laporan akan kami tindaklanjuti dengan serius,” tutupnya.

Sebelumnya, Kasi Humas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, menyatakan bahwa pihaknya akan terus mendalami kasus ini demi menjaga kepercayaan publik dan menciptakan lingkungan yang aman.

“Terima informasinya, Propam Polres Lamongan langsung kita terjunkan untuk mendalami dugaan kasus ini, ” ucap Hamzaid, Kasi Humas Polres Lamongan. (**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

You cannot copy content of this page

Back to top