Warga Desa Temu Protes Dampak Limbah Pabrik Penggilingan Padi PT. Wahyu Enggal Karya Abadi

Oleh Global Jatim 13 Agu 2024, 12:48 WIB 115 Views

GLOBALJATIM
Bojonegoro  –  Warga Desa Temu, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, mengajukan protes terkait dampak dari operasional pabrik penggilingan padi PT. Wahyu Enggal Karya Abadi, yang berlokasi dekat dengan permukiman mereka. Mereka mengeluhkan debu limbah pabrik yang masuk ke dalam rumah dan suara bising dari alat pengering yang beroperasi hingga larut malam.

Salah seorang warga berinisial MH mengungkapkan ketidaknyamanannya.

“Kami tersiksa sekali dengan operasional pabrik penggilingan padi yang telah beroperasi bertahun-tahun di sini. Limbah pabrik dari debu masuk ke dalam rumah dan itu membuat kulit kami gatal,” ujar MH kepada pewarta pada Selasa (13/08/2024).

MH menambahkan bahwa alat pengering pabrik yang beroperasi hingga tengah malam turut mengganggu ketenangan warga. Meskipun pihaknya dan Pemerintah Desa (Pemdes) telah berkali-kali memperingatkan pemilik pabrik, tidak ada perubahan signifikan.

Kepala Desa Temu, Sentot, menjelaskan bahwa meski sudah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi keluhan warga, pihak PT. Wahyu Enggal Karya Abadi tampaknya tidak memperhatikan.

“Kami sudah memperingatkan terkait keluhan warga, namun pihak perusahaan tidak merespons dan bahkan tidak pernah berkomunikasi dengan pemerintah desa,” jelas Sentot.

Kepala Desa juga mengungkapkan bahwa pihaknya tidak mengetahui mengenai perizinan pabrik tersebut, meski lokasinya sangat dekat dengan rumah warga.

Kepala DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Bojonegoro, belum bisa di konfirmasi karena masih diklat.(Red).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page

Back to top