Kondisi Desa Bungur Dinyatakan Aman “Bukan Rawan Konflik” Jelang PAW

Oleh Global Jatim • 22 Agu 2025, 11:39 WIB • 100 Views

GLOBALJATIM
BOJONEGORO  –  Camat Kanor, Faisol Ahmadi, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Rapat Kerja Komisi A DPRD Bojonegoro terkait persiapan Pemilihan Antar Waktu (PAW) Kepala Desa tahun 2025. Namun, ia membantah keras tudingan yang menyebut Desa Bungur sebagai wilayah rawan konflik menjelang pelaksanaan PAW.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Camat Faisol saat ditemui awak media pada Kamis (21/8/2025). Menurutnya, hingga saat ini tidak pernah terjadi gejolak sosial maupun konflik apapun di wilayah Kecamatan Kanor, khususnya di Desa Bungur.

“Insyaallah selama ini dan ke depan wilayah Kecamatan Kanor tidak akan rawan konflik, baik dalam pelaksanaan Pilkades definitif maupun PAW,” tegas Faisol.

Ia menambahkan bahwa pihak Forkopimcam selalu menjalin koordinasi intensif untuk mengantisipasi potensi gangguan, termasuk dalam skala kecil.

“Kami selalu koordinasi. Seandainya pun ada indikasi konflik, Babinsa dan Bhabinkamtibmas langsung memberi informasi. Jadi, tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” ujarnya.

Terkait pernyataan Komisi A DPRD Bojonegoro yang menyebut Desa Bungur masuk dalam kategori rawan konflik, Faisol meminta agar penilaian tersebut didasarkan pada data yang valid.

“Dikatakan rawan konflik itu berdasarkan apa? Apakah sudah ada pemetaan, atau hanya asumsi? Justru pernyataan seperti itu yang bisa memicu kegaduhan, padahal di bawah ini kondisinya adem ayem,” imbuhnya.

Terpisah, Kapolsek Kanor, AKP Slamet Hariyanto, saat dimintai keterangan menegaskan terkait adanya kabar diwilayah kanor rawan konflik, beliau mengatakan bahwa situasi Kamtibmas di wilayah Kecamatan Kanor sangat kondusif termasuk Desa Bungur.

“Sampai detik ini situasi Kamtibmas diwilayah Kecamatan Kanor khususnya di Desa Bungur sangat aman, terkendali dan kondusif. Terkait PAW di Desa Bungur belum ada desas-desus dan situasi aman terkedali. Munculnya kabar rawan konflik tersebut apakah sudah di lihat kebawah,”ujarnya.

Hingga kini tidak ada indikator kerawanan di Desa Bungur yang dapat mengarah pada konflik sosial, termasuk menjelang pelaksanaan PAW.

Senada dengan Faisol, Penjabat (Pj) Kepala Desa Bungur, Hariyanto, juga menegaskan bahwa kondisi Desa Bungur sangat aman dan kondusif. Menurutnya, masyarakat tetap rukun dan mendukung penuh rencana pelaksanaan PAW Kepala Desa.

“Kami yang lebih tahu kondisi desa. Selama ini tidak ada gejolak sama sekali. Warga terlihat rukun dan antusias,” jelas Hariyanto.

Sebagai bentuk komitmen menjaga stabilitas wilayah, Pemerintah Desa Bungur mengusung semboyan: Guyub Rukun, Makmur dan Bahagia. Hariyanto memastikan semangat tersebut akan terus dijaga untuk menciptakan suasana yang kondusif. (Red)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)

You cannot copy content of this page

Back to top